Volkswagen Kembali Terjerat Masalah Usai palsukan Data Emisi

vw

BintangOtomotif.com – Setelah beberapa lalu terdengar kabar jika pihak Volkswagen telah ditinggalkan oleh Suzuki, kini Volkswagen Group kembali mendapatkan kabar miring mengenai pemalsuan data emisi mesin diesel yang telah dilakukannya. Bukan hanya itu saja, Volkswagen kabarnya akan mengalami kerugian yang cukup besar perihal perbuatannya memalsukan data emisi mesin diesel. Menurut kabar yang saat ini tengah beredar beberapa kerugian yang kemungkinan akan dialami oelh Volkswagen antara lain adalah anjloknya saham mereka hingga 20 persen yang dapat diindikasikan berdampak buruk juga bagi industri otomotif jerman yang lainnya.

Kerugian berikutnya yang akan di terima oleh VW adalah akan ditariknya 11 juta unit mobil yang menggunakan data palsu dan sudah tersebar. Sejumlah mobil tersebut menggunakan tipe mesin EA 189. Selanjutnya yaitu salah satu pemuka VW juga dikabarkan akan segera melakukan pemecatan terhadap salah satu petinggi VW yaitu Martin Winterkom terkait kasus pemalsuan tersebut. Dari kutipan yang berhasil dirangkum oleh otomotif.metronews mengatakan bahwa akan segera dilakukan pergeseran pada petinggi VW yang salah satunya akan mengganti posisi dari Winterkom dengan Matthias Mueller yang tak lain adalah pimpinan dari Porsche.

Kasus pemalsuan data ini diawali dengan penggunaan software kontrol mesin yang dapat mengelabuhi tes uji coba yang dilakukan oleh badan perlindungan lingkungan atau environment protection (EPA) Amerika Serikat. Software tersebut memang dinilai cukup canggih karena memang dapat mendeteksi pada saat mobil berada di dalam mesin pengujian serta menekan emisi yang dihasilkan. Namun semua hal itu hanya bersifat sementara saja karena beberapa saat setelahnya emisi dari mesin diesel mobil tersebut akan kembali normal dan tidak akan sesuai dengan data yang ada.. Pihak VW kabarnya sudah memberikan pernyataan resmi bahwa telah terdapat deviasi data emisi saat dilakukaknnya pengujian dan saat digunakan digunakan di jalanan. Namun hal itu hanya berlaku pada beberapa jenis mesin itu saja dan mereka juga menyataan saat ini tengah melakukan kerja secara intensif untuk menekan perbedaan data tersebut dengan melakukan tindakan penambalan secara teknis.

Saat ini VW bersikeras untuk kembali membuat para konsumennya percaya untuk tetap membeli produk – produk mereka, oleh karena itu mereka tidak akan mentolerir tindkan pelanggaran tersebut dan akan memberhentikan pihak yang bersangkutan selamanya. Dengan adanya pelanggaran seperti ini memang bisa menurunkan kepercayaan dari para konsumen dan bisa saja para konsumen tidak akan menggunakan kembali produk mereka karena merasa dibohongi. Untuk menyelesaikan semua masalah yang sudah timbul, pihak Volkswagen group telah menyediakan dana sebesar USD 7,25 juta yang apabila disetarakan dengan rupiah totalnya lebih dari Rp 10 miliar. Dengan dana ini diharapkan bisa kembali memperbaiki citra mereka dan mengembalikan pelanggan setia dari Volkswagen

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.