Upaya Toyota Kembangkan Industri Lokal

Perakitan Mobil Toyota | Sumber Gambar : viva.id
Perakitan Mobil Toyota
Perakitan Mobil Toyota | Sumber Gambar : viva.id

Upaya Toyota Kembangkan Industri Lokal.

Sudah tidak dalam cerita lagi, kini dalam sektor otomotif di pasar industri Indonesia sangat meningkat pesat bersamaan dengan kebutuhan di masyarakat terkait dengan barang industri.

Hal tersebut tentunya menjadi suatu kesempatan bagi Indonesia yang kini diprediksi sebagai tempat yang meledak di pasaran otomotif se ASEAN dan tentunya Indonesia diperkirakan akan menopang dan menjadi pemain utama pasaran otomotif yang kini masih dipegang oleh negeri tetangga, Thailand.

Tercatat sekitar 764 ribu unit mobil terjual di tahun 2010 dan bertambah menjadi 1,208 juta unit mobil terjual di tahun 2014 yang dikisarkan pertumbuhan tersebut mencapai 20% setiap tahunnya.

Namun, jika dihitung secara keseluruhan, total dari produksi kendaraan bermotor mencapai 1,2 juta unit pertahunnya. hal tersebut menjadikan pula bahwa otomotif kini dimasukkan di saalah satu industri priyoritas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang berjalan ditahun ini.

Baca Juga :

Hal ini tentunya menjadi kesempatan yang diambil oleh pihak Toyota untuk mengembangkan Industrinya di bagian lokal.

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono, beliau mengemukakan bahwa untuk membangun strategi pure komponen lokal, joint venture adalah salah satu pilihan terbaik, terutama untuk menumbuhkan industri komponen di tingkat tier II dan III.

Kerja sama ini diperlukan pelaku industri tier II dan III yang sebagian besar dari pelakunya adalah pelaku industri menengah dan kecil.

Menurut Warih, dari pengalaman yang diperoleh TMMIN yakni upaya kemitraan yang dilakukan pelaku industri komponen di tier II dan III cukup memberikan dampak terhadap kemampuan mereka untuk memenuhi kualitas standard Toyota.

Oleh sebab itu, untuk progres ke depan dari TMMIN akan berupaya meningkatkan dan memperluas kerjasama tersebut, antara lain melalui Toyota Manufacturers Club (TMC).

Ruangan komen telah ditutup.