Toyota Siap Memasarkan Mobil Andalan Terbarunya, Toyota Seinta

Di tahun 2016 ini Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia saat ini tengah mempersiapkan proses pemasaran mobil terbarunya yakni Toyota Seinta.

Berdasarkan dari kabar yang beredar mengatakan bahwa, PT Toyota Astra Motor (TAMP) saat ini sedang melakukan survey pasar terhadap mobil terbarunya tersebut yakni dengan menggunakan cara mengundang perwakilan Club anggota Toyota Owner Club (TOC) ikut focus group discussion (FGD) dalam dua pekan terakhir pada bulan Januari kemarin. Sedangkan pada FGD tersebut telah dimunculkan sebanyak 5 gambar model mobil MPV yang mereknya tidak disebutkan.

Pada setiap model terdapat gambar yang memperlihatkan bagian interior dan eksterior dari mobil. Lalu ada juga penjelasan lengkap mengenai spesifikasi dari gambar mobil tanpa logo tersebut. Para peserta FGD pun dipersilahkan untuk melihat-lihat gambar-gambar mobil yang ada dan diminati juga untuk mengisi kuisioner terhadap masing-masing model tersebut.

Ada salah satu peserta menjelaskan bahwa gambar dari kelima yang ditunjukan oleh Toyota tersebut sangat mirip dengan model yang mirip dengan Toyota Seinta. Dan yang lebih menarik lagi adalah dari kelima gambar tersebut disebutkan harga jual yakni akan di bandrol dengan harga mulai Rp. 220 juta hingga Rp 245 jutaan. Dan kabarnya dari kelima mobil tersebut akan dibekali dengan mesin yang memilki tenaga yang cukup menggoda. Yakni antara lain adalah mobil tersebut akan menggunakan mesin yang berkapasitas 1.500 cc yang dilengkapi dengan fitur keamanan seperti immobilizer, ABS, Airbag, BA, EBD. dan selain itu para peserta juga diminta untuk memberikan tanggapannya terhadap kelima mobil tersebut jika harga jualnya akan ditambah dengan Rp. 2 juta, Rp. 5 juta, Rp. 7 juta, dan seterusnya hingga Rp. 25 juta.

Toyota Seinta sendiri adalah merupakan mobil medium multipurpose vehicle (MPV) yang menggunakan silinder door. Mobil ini berkapasitas 7 penumpang, dan mobil ini juga memiliki keunggulan pada bagian sistem konsumsi bahan bakar yakni hanya sekitar 1:20,6 (1 liter BBM untuk 20,6 km). uji bahan bakar tersebut memang sebelumnya dilakukan di negara Jepang, namun kemungkinan akan berbeda apabila uji bahan bakar tersebut dilakukan di Indonesia, mengingat bahwa karakter jalanan Indonesia dengan Jepang berbeda, serta kepadatan mobil dan bahan bakar juga berbeda.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.