Tips Merawat Seatbelt Ager Tetap Berkualitas

Keselamatan pengemudi tidak lepas dari bagaimana dia tertib dalam berlalu lintas serta lengkap menggunakan alat pengaman yang sudah dianjurkan oleh pihak kepolisian terhadap para pengemudi. Seperti helm, masker dan lain-lainnya bagi pengendara bermotor dan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.

Jika berbicara masalah keamanan yang tinggi tentu saja kualitas barang dan cara penggunaannya berpengaruh. Jika anda menginginkan keamanan yang maksimal maka pilihlah barang yang mahal dan berkualitas, karna harga menentukan kualitas.

Yang perlu diperhatikan bagi para pengendara mobil adalah sabuk pengamannya apakah berkualitas atau tidak dan apakah baik cara kerja sabung pengaman tersebut. Dikarnakan kenyamanan sasbuk tersebut kemungkinan besar bisa mempengaruhi dalam mengurangi tingkat risiko disaat terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu perawatan yang rutin serta penjagaan kualitas terhadap sabuk tersebut harus dilakukan. Untuk caranya tidak terlalu sulit.

Sebagaimana yang telah dijelaskan Edi Winarno sebagai penasehat komunitas SUV bertempat tinggal di Bekasi, Jawa Barat. “Sabuk pengaman pada mobil itu harus ada dan telah menjadi pelengkap keamanan yang paling standar bagi perusahaan pabrikan mobil, serta menjadi syarat yang harus dipenuhi bagi pabrikan untuk mengeluarkan mobil barunya sehingga baru bisa dipamerkan di negara maju. Mengapa demikian? karna sabung pengaman tersebut bisa mengurangi risiko kecelakaan disaat terjadi benturan yang keras”.

Tujuan dipasangnya sabuk pengaman bukan sekedar sebgai pemanis saja melainkan didesain untuk memegang erat pengendara atau penumpang lainnya agar tidak pindah posisi ketika terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. ujar mantan manajer dari agen pemegang merek mobil di Jawa Tengah.

Seandainya saja terjadi kecelakaan berupa mobil menabrak bangunan besar atau objek besar lainnya dengan keras atau dengan laju kecepatan yang tinggi, otomatis mobil tersebut akan berhenti dengan tiba-tiba serta mendadak. Hal ini yang membuat para pengemudi atau penumpang menjadi terdorong kedepan, jika mereka menggunakan sabuk pengaman tersebut, akan terkurangi risiko cidira akibat benturan benda keras.

“Secara logika, jika mobil masih dalam laju kecepatan yang tinggi kemudian mobil diren secara mendadak, maka sisitu terjadi daya dorong yang besar sesuai dengan kecepatan yang ditempu mobil tersebut kearah mobil itu melaju. Sehingga membuat para penumpang dan sopir terdorong terlempar kedepan. Risiko yang seperti ini bisa diminimal lisir jika menggunakan sabuk pengaman,” tambahnya.

Melihat sungguh besar peranan sabuk pengaman terhadap keselamatan pengendara ketika bepergian, Edi sangat menyarankan bagi para pemilik mobil supaya selalu merawat kenyamanan dan menjaga kualitas sabuk pengaman tersebut agas selalu terjaga dengan baik. Terlebih lagi jika memang mobil tersebut sudah melewati standar tahun pemakaian kendaraan yaitu lima tahunan atau bahkan sudah sangat tua.

Bahan yang digunakan sabuk pengaman umumnya bersifat tenun yang kokoh serta dapat menyerap kotoran dan debu sehingga akan mengeras. Sabuk pengaman bisa berfungsi seperti ini dikarnakan terbuat dari bahan fabric atau webbing yang kuat. Jika sabuk pengaman tersebut sudah mengeras maka segerakanlah untuk mencucinya dengan menggunakan cairan silikon atau sasbun yang biasa anda pakai untuk mencuci, hingga tidak tersisa lagi kotorannya.

Selain sabuk pengamannya bagian pengunci atau latsh juga harus dibersihkan. Biasanya bagian pengunci tersebut mengarat, sehingga akan serat ketika memasang sabuk atau melepas sabuk. Namun jika sudah terdapat indikasi menurunnya kekokohan sabuk tersebut dengan melihat terkelupas sehingga membuat benang keluar, maka sebaiknya dilem-biru alias lempar ganti yang baru. Apalagi memang sudah melewati usia 15 tahun. Dan carilah seatbelt yang masih baru jangan yang bekas, dikarnakan kualitas dari barang bekas itu belum bisa dijamin dengan pasti.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.