Tips Merawat Motor Matic Saat Musim Hujan

BINTANGOTOMOTIF.COM – Motor matic saat ini memang tengah merajai berbagai segmen, bahkan menurut laporan terbaru motor matic menjadi motor paling laris di tanah air. Namun dengan cuaca di Indonesia yang sering diguyur hujan tentu para pengguna menjadi dilema, pasalnya motor matic seringkali mogok alias ngadat di jalan terlebih lagi saat melewati jalan yang memiliki genangan air.

Perawatan motor matic juga terbilang tak sesederhana motor bebek seperti pada umumnya. Beberapa komoponen motor matik terutama di bagian CVT memang menjadi bagian yang sangat vital terganggu terlebih saat musim penghujan. Tentunya hal tersebut membutuhkan beberapa penangan khusu agar komponen tersebut tetap terjaga meskipun melewati jalan dengan genangan air.

Seperti yang dikutip Bintangotomotif.com dari Otosia, Sabtu (04/07/2015), CVT sejatinya memang tertutup rapat meskipun demikian CVT masih sangat rentat jika terkena air. Bahkan tak jarang terjadi motor matic menjadi mogok saat Continous Variable Transmision (CVT) kemasukan air.

Lantas apa yang harus dilakukan selanjut?

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuang terlebih dahulu air yang ada di CVT dan jangan menghidupkan langsung. “Jika motor matik mogok karena terendam air, jangan langsung dinyalakan, cari tempat yang aman, buka bagian CVT lalu buang airnya. Jika motor matik yang mogok akibat CVT-nya terendam banjir dipaksa untuk dihidupkan mesinnya, akan mengakibatkan CVT cepat rusak,” ujar Selamet.

Yang kedua, bila motor sering menerabas genangan air sebaiknya segera lakukan penggantian oli mesin. Jangan lupa periksa dan bersihkan juga busi dan ruang busi.

Selanjutnya bersihkan filter udara atau saringan udara, hal tersebut untuk menghidari supaya tidak ada kotoran debu atau sejenisnya. Sebab debu akan semakin mengeras ketika terkena suhu dingin ketika menerabas hujan.

“Filter udara salah satu piranti yang penting untuk dibersihkan, sebaiknya dibersihkan apabila sering menerabas genangan air, akan lebih baik jika dibersihkan dua minggu sekali,” saran Selamet

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.