Tips Menjaga Agar Kaca Depan Mobil Tidak Gores/Baret

Kaca depan mobil ibarat “mata” bagi mobil. Jika kaca depan mobil bersih dan jernih, maka ini akan membuat tampilan mobil lebih menarik. Selain itu, kejernihan kaca depan mobil juga akan sangat membantu pengendara untuk memantau kondisi di luar mobil.

Apalagi jika mengemudi pada malam hari atau pada kondisi hujan, maka hal ini tentu membutuhkan kaca depan mobil yang jernih yang dengannya sopir akan bisa melihat dengan jelas ke depan atau kondisi di luar mobil.

Lalu bagaimana halnya jika kaca depan mobil baret atau tergores? Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kejernihan kaca dan berakibat pada keterbatasan jarak pandang sopir. Untuk itulah, maka perlu dijaga agar kondisi kaca depan mobil selalu jernih dan tidak tergores atau baret. Karena sebenarnya, ada beberapa perilaku yang kadang tanpa sadar kita lakukan yang justru membuat baret atau gores di kaca depan mobil.

Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar kondisi kaca depan mobil tetap awet, jernih dan tidak gores atau baret:

1. Rutinlah membersihkan kaca mobil, minimal 1 minggu sekali. Adanya debu yang menempel di kaca dapat menambah gesekan antara wiper dan kaca. Saat bergerak, wiper yang menyapu kaca akan bisa berakibat pada goresan atau baret jika di kaca banyak menempel debu. Hal ini bisa dilakukan dengan membersihkan kaca mobil secara rutin seminggu sekali, sekaligus dengan saat mencuci mobil. Setelah dicuci, segera keringkan kaca keringkan menggunakan kain lap berdaya serap tinggi atau yang biasa dikenal dengan kanebo sampai bersih dan benar-benar kering.

2. Pastikan tangki air wiper selalu terisi. Agar gerakan wiper tidak merusak kaca, harus ada air yang melancarkan gerakan wiper. Jika air hujan tidak ada atau kurang, pastikan air untuk disemprotkan tersedia di tangki wiper. Air wiper juga berfungsi meluruhkan debu dan kotoran yang menempel di kaca, yang kemudian disapu dan dibersihkan wiper.

3. Ganti karet wiper secara berkala. Karet wiper yang aus, selain tidak sempurna menyapu air di kaca, juga dapat membuat kaca baret. Hal ini bisa terjadi pada karet wiper yang dilengkapi tulang berupa lempengan besi. Jika karet terlipat atau koyak, maka bagian tulang yang akan bersentuhan dengan kaca.

Beberapa perlakuan di atas amat penting untuk selalu diperhatikan agar tampilan kaca mobil tetap jernih dan bening yang akan membuat pengemudi dapat melihat kondisi di luar mobil dengan jelas.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.