‘The Smallest Supercar’ Abarth Produksi Mobil Terbaru Dalam Jumlah Tebatas

Dalam acara gelaran Frankfurt Motor Show 2015 yang selenggarakan pada tanggal 15 september lalu memang para pengunjung yang hadirk ke acara tersebut di sajikan dengan aneka produk otomotif yang memanjakan mata. Beraneka macam design-design otomotif terbaru yang akan mulai diproduksi pada tahun 2016 mendatang. Dan salah satunya adalah Carlo Abarth.

Dalam rangka mengenang perayaan pemecahan rekor yang ke 50 tahun Carlo Abarth di sirkuit Monza, Italia, pada acara gelaran ini mobil Abarth telah menampilkan mobil model terbarunya yakni 695 Biposto Record yang diberi nama julukan sebagai ‘The Smallest Supercar’.

Dari beberapa kabar yang beredar Abarth Indonesia menyatakan bahwa Biposto ‘The Smallest Supercar’ itu akan diproduksi dalam jumlah yang terbatas yakni hanya akan di produksi idak kurang dari 133 unit saja. Dari jumlah tersebut sama dengan jumlah pemecahan rekor yang di dapatkan oleh Abarth.

Jika kita melihat mobil tersebut dengan sekilas, untuk penampilan  pada bagian luar dan hasil rekam perfoma kerja hampir sama dengan mobl Abarth Biposto biasa, namun pada versi yang baru ini si Smallesst Supercar Ini dilapisi degan menggunakan cat yang berwarna kuning Giallo Modena seperti yang digunakan pada mobil Ferrari.

Memang perusahaan Abarth sering melakukan produksi mobil dalam jumlah yang terbatas. Pasalnya hal tersebut di tandai dengan adanya badge yang bertuliskan “695 Record” pada bagian sisi mobil dan pada bagian kap mesin alumunium. Dan tulisan tersebut menunjukan bahwa mobil tersebut merupakan mobil seri terbatas.

Dalam acara pameran otomotif Internasional tersebut, Abarth juga menghadirkan Abarth 595 Yamaha Factory Racing Edition yang merupakan perwujutan ari serangkaian partnership dengan Yamaha. Dan sebelum Paolo Gagliardo selaku CEO Abarth telah memberikan tiga unit Abarth 695 Biposto Yamaha Racing Edition untuk tim Yamaha MotoGP.

Abarth dan Yamaha dalam melakukan proses pengembangan mobil seri terbatas ini telah memprioritaskan fukus untuk peningkatan perfoma. Dan hasilnya pun menghasilkan tenaga mesin T-jet yang dihasilkan 1,4 liter, dan hasilnya pun mengalami penngkatan yang sebelumnya hanya 140 Hp kini menjadi 160 Hp. Peningkatan handling tikungan juga didukung dengan menggunakan shock absorber Koni dan per Eibach.

Untuk melengkapi semuanya,Abarath juga menyediakan untuk para pengunjung yang hadir dengan menampilkan Abarth F4 singleseater yang digunakan dalam ajang ADAC Formula 4 Powered by Abarth yang dilakukan oleh Mick Schumacer.  Maka dengan terbatasnya seri Carlo Abarth ‘The Smallets Supercar’ ini telah diklaim bakal aka nada saling adu masyarakat dalam memesan mobil tersebut sebelum kehabisan stok.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.