SUV Terus Tebar Ancaman Pada MPV !!!

121128_laauto_1180

Bintangotomotif.com – Pabrikan kendaraan roda empat saat ini terus memperlihatkan kehebatan mereka untuk bisa meramaikan pasar mobil segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Berlomba – lombanya pabrikan mobil untuk memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV) ini di dasari karena trend masyarakat yang saat ini lebih memilih mobil SUV sebagai kendaraan harian karena dinilai cocok dengan kondisi geogradis di Indonesia. Potensialnya segmen SUV di Indonesia ini tidak dibiarkan begitu saja oleh para produsen mobil, mereka memanfaatkan moment ini untuk merilis SUV terbarunya pada awal tahun kemarin. Mulai dari All New Toyota Fortuner, All New Mitsubishi Pajero Sport, Honda BR-V, Hyunda Santa Fe, Daihatsu Terios Custom, hingga yang paling baru Toyota Rush Sportivo.

Hingga periode tahun 2016 ini sudah tercatat ada 17 merek mobil yang mana semuanya menayasar segmen SUV yang disuguhkan untuk masyarakat Indonesia. Mulai dari kelas crossover yang bermesin 1.500cc, hingga real SUV yang berkapasitas mesin 4.000cc. Umumnya untuk SUV yang dipasarkan di Tanah Air memiliki spesifikasi mesin bensin dan diesel. terus meningkatnya pasar SUV di Indonesia juga diamini oleh Henry Tanoto selaku Vice president dari PT Toyota-Astra Motor, yang menyebut pasar SUV terus mengalami pertumbuhan positif setiap tahunnya.

“Pertumbuhan pasar SUV saat ini memang cukup baik, jika dibanding tahun 2014 pasar SUV tahun 2015 mengalami peningkatan kurang lebih sekita 15 – 28 persen”, ujar Henry.

Senada dengan pernyataan yang diungkapkan oleh henry, Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya SUV memang menjadi salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan sangat pesat dan kami melihat ini masih akan terus tumbuh. Namun menurut Amelia, Fakta mengenai popularitas SUV di Tanah Air belum tentu meningkatkan volume penjualan mobil secara rasional. Karena jika dihitung-hitung penjualan mobil ditahun ini diprediksi masih stagnan dibandingkan tahun sebelumnya. Alasannya saat pasar SUV meningkat pasti ada segmen lain yang mengalami penurunan.

“Saat hampir semua segmen turun, kami melihat SUV akan naik, karena ada pemain baru, tapi (pemain baru) ini tidak akan menaikkan pasar, namun akan membuat segmen yang lain akan mengalami penurunan,” jelas Amelia.

Dengan statement yang diungkapkan oleh Amelia selaku Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor tersebut, bisa jadi pasar SUV yang menggeliat berpotensi besar menggerus segmen mobil MPV meskipun saat ini MPV masih menjadi primadona konsumen Indonesia. Namun banyak yang memprediksi jika nantinya segmen ini baal tergerus dengan kehadiran SUV. Alasain lain yang akan mendukung ketenaran dari SUV adalah masih jarangnya MPV model terbaru yang dikeluarkan oleh pabrikan otomotif, Harga jual mobil inipun terus meningkat dan terakhir masyarakat Indonesia juga dinilai mulai bosan dengan mobil MPV. Jika memang tidak ada inovasi terbaru dari pabrik – pabrik mobil yang memproduksi MPV bukan tidak mungkin jika penjualan mobil pada segmen itu akan semakin menurun dan semakin naiknya penjualan pada segmen lain seperti segmen SUV yang saat ini mulai terlihat banyak inovasi mobil – mobil baru.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.