Sistem Keamanan Otomatis Diterpkan untuk Mobil Masa Depan

Tidak sedikit kecelakaan yang melibatkan pihak yang sudah sangat berhati-hati dalam berkendara melainkan ada oknum yang sangat teledor dalam berkendara di jalanan. Namun terkadang juga kecelakaan tersebut dikarnakan oleh keteledoran pribadi baik itu tidak fokus pada jalan, kurangnya perhitungan ketika menyalip kendaraan didepannya atau yang lainnya. Hal yang seperti itu hanya membuat anda lebih dini memasuki rumah sakit.

Namun jika sudah berada pada era yang serba serbinya sudah berteknologi semua, maka hal itu bisa dengan mudah teratasi, bahkan kendaraan anda ada sistem keamanan yang akan melindungi anda disaat anda berkendara, bukan hanya bagi para pengebudi saja, namun dengan sistem yang cerdas dapat melindungi bagi sapa saja yang berada sekelilingnya.

Itulah janji yang dikatakan oleh ZF Friedrichshafen AG asal Jerman ini termasuk perusahaan pemasok komponen otomotif. Dan kali ini ZF Friedrichshafen AG sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan mobil, yang sebelumnya bergerak dalambidang penyediaan komponen mekanikal selama 100 tahun, misalnya transmisi, komponen kerangka (chassis), suspensi, dan sumbu roda (axle). Dan pelanggannya pun sejumlah pabrikan mobil tingkat atas seperti BMW, Audi,Jeep, Land Rover dan Asto Martin.

“Maksud dan tujuan utama kami menangani TRW adalah untuk menjadikan teknologi agar lebih efektif dan mudah diterima atau diterapkan pada kendaraan,” tutur Rudi Van Meister. Area sirkut ketika dimusim panas suhunya bisa mencapai 36 derajat celcius sehingga area sirkuit menjadi panas dari pagi sampai sore. Namun ada sekitar enam titik yang bisa digunakan utuk menguji produk ZF TRW, namun sistem keamanannya pasif dan aktif. Mobil inipun menggunakan sebuh sebuah sistem dengan menggabungkan beberapa komponen seperti mekanikal atau elektrikal. Martin Mayer dari ZF TRW pun memamerkan sistem keamanannya nya di sirkuit ADZC, sistem keamanan yang di tujukan seperti sistem pengerem, sistem kendali atau streering dasn sistem kontrol aktif kenematik mobil. Pada kali itu Marin menggunakan tiga jenis mobil seperti BMW seri 3, VW Passat dan ford Kuga.

Teknisi melakukan pengujian rem darurat otomatis pada lintasan pertamannya dan menghasilkan kesimpulan bahwa mobil tersebut akan secara otomatis akan mengerem jika terdapat orang yang lagi menyebrang atau ada mobil yang melintas didepan, tanpa menginjak pedal rem.

Rahasia teknologi otomatis ini adalah dengan mengombinasi sistem kontrol stabilitas elektronik yang berfungsi secara otomotis mengurangi kecepatan ketika terdapat ancaman bahaya didepannya. Bukan hanya sistem pengerem otomatis saja yang digunakan untuk melindungi dari bahaya melainkan juga sistem kendali kendaraan. Yang mana kedua sistim tesebut akan bekerja sama untuk menstabilkan mobil tesebut.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.