Setelah Volkswagen, Kini Giliran Mercedes Benz Yang Terjerat Masalah Skandal Emisi

Setelah sebelumnya Volkswagen tahun 2015 lalu terjerat masalah skandal emisi, perusahaan tersebut pun saat ini sedang melakukan usaha keras untuk kembali bangkit. Karena kasus tersebut telah memberikan dampak yang sangat besar bagi perusahaan Volkswagen. Selain harus kehilangan petingginya, VW juga harus menanggung kerugian yang pastinya tidak sedikit. Terlepas dari kasus skandal emisi, dari Jepang juga terdengan kasus manipulasi konsumsi bahan bakar oleh Mitsubishi. Dan saat ini, kasus tersebut sedang ditangani dan masih dalam proses investigasi.

Masih belum cukup dengan dua kasus tersebut, nampaknya baru-baru ini Daimler Chrysler dikabarkan telah mendapatkan surat panggilan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Berdasarkan dari Informasi yang terdengar, Daimler Chrysler telah mendapatkan surat panggilan atas pengaduan dari salah satu konsumen Mercedes benz yang bermesin diesel.

Dalam keterangan resmi Autoblog yang dilansir dari laman Okezone pada hari senin 25 April 2016 teruliskan bahwa Daimler akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang di AS, untuk melakukan penyelidikan. Selain bersedia melakukan penyelidikan dengna pihak berwenang, kelihatannya perusahaan automotif asal negara Jerman tersebut juga akan melakukan penyelidikan sendiri yang bersifat internal terhadap masalah tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena agar prosesnya menjadi kebih cepat, dan juga semakin mudah di indentifikasi apabila nantinya memang benar-benar ada model yang dimanipulasi untuk data emisi gas buangnya.

Dalam hal ini, Daimler menyangkal atas laporan salah satu konsumen yang telah berani melaporkan bahwa jumlah emisi gas buang dari mobil Mercedes Benz bermesin diesel berlipat menjadi 19 kali dari ambang batas ketentuan federal. Klaim dari konsumen tersebut dikatakan tidak berdasar.

Sedangkan pihak dari Daimler sendiri juga masih belum mengetahui model yang mana yang sudah dinyatakan memiliki gas buang atau emisi hingga mencapai 19 kali lipat di atas ambang batas tersebut. Dan perusahaan juga telah mengaku bahwa meraka akan menyelidikinya sendiri juga, tidak hanya menunggu hasil dari penyelidikan yang di lakukan oleh berwenang.

Yang membuat masalah tersebut menjadi lebih unik lagi adalah gugatan yang dilakukan oleh konsumen terhadap Daimler tersebut terjadi setelah Volkswagen memutuskan untuk membeli kembali mobil yang yang telah terjerat kasus dieselgate pada tahun lalu.

Apakah benar Mercedes Benz juga terjerat pada kasus yang sama dengan Volkswagen? Kita tunggu saja info selanjutnya dengan menunggu hasil penyelidikan di keluarkan.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.