SAS III Kembali Targetkan Bawa Banyak Trofi Untuk Indonesia

sas

BintangOtomotif.com – Setelah beberapa bulan yang lalu nama Indonesia telah di harumkan oleh anak muda bangsa dari tim Garuda UNY yang mengikuti lomba otomotif internasional di Korea Selatan yakni International Student Green Car Competiton (ISGC) dan berhasil menjadi juara umum ISGC 2015 kini giliran tim Sapu Angin Speed (SAS) yang sedang menyiapkan diri untuk mengikuti perlombaan. Tim Sapu Angin Speed (SAS) 2015 beberapa bulan lagi berkesempatan untuk bisa mengharumkan kembali nama Indonesia di ajang perlombaan otomotif internasional. Tim SAS 2015 sendiri akan berlaga pada lomba otomotif di Jepang yaitu Student Formula Japan (SFI) 2015. Untuk mengikuti Lomba ini kabarnyatim SAS telah menyiapakan mobil formula yang sudah menghabiskan biaya sekitar Rp. 150 juta.

Manager umum tim Sapu Angin Speed (SAS) 2015, Rizaldy Hakim Ash-Shiddieqy mengatakan bahwa untuk perlombaan kali ini timnnya menargetkan untuk bisa masuk di posisi 15 besar dan diharapkan bisa membawa pulang lebih dari satu trofi untuk Indonesia di ajang SIF 2015. Ajang lomba balap mobil formula pelaar atau mahasiswa ini akan dilaksanakan pada tanggal 1-5 September 2015 mendatang. Setelah keberhasilan yang mereka raih dua tahun penampilannya di Student Formula Japan 2013 dan 2014. Tahun ini tim SAS menargetkan harus mampu meraih lebih dari satu trofi untuk Indonesia dan masuk 15 besar. Kabarnya pembuatan mobil ini mencapai Rp. 150 juta dan semua dana yang mereka butuhkan mereka peroleh dari Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemetrian Riset Teknologi (Kemenristek) dan beberapa Sponsor lainnya.
Namun biaya sebesar 150 juta itu belum termasuk biaya transport dan akomodasi untuk keberangkatan mereka saat berlomba nanti. Tim SAS harus bekerja keras untuk bisa memenuhi target anggaran minimal 200 juta untuk pembuatan dan keberangkatan mereka. Sementara itu untuk pembuatan mobil balap yang dilakukan oleh tim SAS III ini sendiri memakan waktu 3 – 4 bulan.

Sekedar informasi Sapu Angin Speed (SAS) III merupakan nama mobil formula karya para mahasiswa ITS. Sebelumnya tim SAS juga sudah membuat mobil formula SAS I yang berhasil meraih penghargaan Best Rookie Award pada SFJ 2013. Sementara untuk tahun beriukutnya tim SAS mendapatkan prestasi yang meningkat melalui SAS II. Student Formula Japan (SFJ) 2015 sendiri merupakan Kompetisi yang tidak mengacu pada race akhir namun untuk menjadi pemenang para peserta harus mendapatkan point tertinggi dari beberapa aspek penilaian. Aspek penilaian itu antara lain Static Event yang dipengaruhi oleh Presentation 75, Engineering Design 150, Cost Analysis 100, Dynamic Event yang menilai Acceleration 75, Skid-Pad 50, Autocross 150, Efficiency 100, Endurance 300 dimana total keseluruhan adalah 100 poin.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.