Radiator Air Kurang Air, Ketahui Penyebabnya !!

mengganti-air-radiator

BintangOtomotif.com – Hal yang biasanya kurang diperhatikan oleh setiap pemilik bengkel yaitu mengecek air radiator. Biasanya setiap pemilik mobil mempercayakan semua permasalahan pada bengkel ahli, namun ada kalanya permasalahan juga terjadi saat kendaraan sedang dipergunakan atau tidak ada waktu untuk membawa ke bengkel langganan. Banyak pengemudi yang kurang begitu paham terhadap gejala – gejala aneh disektor mesin seperti suara radiator menggelitik. Bagi orang awam hal tersebut mungkin dianggap sepele namun sebenarnya jika terus dibiarkan bisa saja akan merusak berbagai komponen yang terdapat di dalam ruang mesin. Gejala yang ada pada radiator biasanya disebabkan oleh air dalamnya yang mulai berkurang atau bahkan sudah habis.

Menurut salah satu pemilik bengkel di wilayah serang bernama Rangga gejala mobil mengalami kekurangan air bisa dirasakan saat dikendarai dan apabila timbul suara menggelitik berarti perlu penambahan air radiator. Disarankan apabila sudah mengalami hal tersebut jangan melanjutkan perjalanan karena semakin panas mesin bisa mengakibatkan over heat sehingga mesin pun secara otomatis akan mati. Untuk mengatasi hal ini pemilik kendaraan tidak perlu panik karena bisa dilakukan dengan cara cukup mudah yaitu tunggu hingga mesin dingin terlebih dahulu kurang lebih 30 menit sampai 1 jam kemudian isi radiator menggunakan air khusus dan selanjutnya nyalakan kembali mesin. Pemicu berkurangnya air radiator sangatlah beragam mulai dari selang bocor, suhu panas udara di siang hari hingga kemacetan parah. Biasanya mesin pada mobil keluaran lama sering sekali mengalami over heat terutama saat menghadapi kondisi tersebut.

Sementara untuk mobil terbaru meskipun sudah dilengkapi dengan teknologi yang lebih canggih namun tetap saja over heat bisa terjadi apabila ruang radiator tidak dilakukan perawatan secara rutin. Pengecekan air radiator tidak sulit dan bisa dilakukan oleh siapa saja dengan hanya memakan waktu tidak lebih dari 10 menit. Biasanya sirkulasi dari air radiator yang tidak lancar bisa menyebabkan karat sehingga menimbulkan efek beragam seperti air berubah warna menjadi kecoklatan. Selain itu kotoran tersebut juga bisa menyumbat ksi-kisi radiator sehingga menghambat laju udara itu sendiri. Untuk itu disarankan selalu melakukan perawatan pada bagian tersebut setiap 20.000 km dengan memberikan cairan anti karat. Dengan selalu rutin memeriksa volume dari air radiator anda bisa mengetahui secara pasti volumenya sudah melebihi atau masih kurang. selain itu anda juga bisa melihat secara langsung pada bagian selang karena bisasanya berkurangnya volume air yang menurun drastis tidak hanya disebabkan oleh suhu pada mesin saja namun juga diakibatkan oleh sambungan selang yang mengalami kebocoran.

Pada bagian radiator juga terdapat kipas yang turut membantu mendinginkan, namun jika lama tidak mendapat perhatian maka tidak menutup kemungkinan komponen tersebut cepat mengalami kerusakan. Untuk itu silahkan bersihkan bagian kipas tersebut dari debu maupun kotoran yang menempel. Jika memang sudah tidak dapat bekerja seperti seharusnya sebaiknya ganti dengan yang baru.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.