Pewaris Tahta Bugatti Veyron Ternyata Menggunakan Mesin Hybrid

Berakhirnya Bugatti Veyron dari tingkat produksinya yang di tandai dengan kemunculan Veyron La Finale, justru menguatkan akan lahirnya sosok baru yang menjadi pewaris sang pemegang rekor mobil tercepat di dunia tersebut. dan mampukah dia bertarung dengan para pemain di kelas Hypercar yang kini disebut-sebut bakal akan di pegang oleh Koeningsegg.

Memang sosok Bugatti Chiron saat ini namanya belum terlalu terkenal seperti pendahulunya. Namun dengan posisi yang sudah di sebutkan merupaka identitas keturunan dari Bugatti Veyron tersebut, membuat keberadaannya menjadi sorotan tersendiri. Beberapa waktu lalu Bugatti Chiron di temukan sedang melakukan uji coba di jalan dan sekaligus menunjukan seberapa serius Bugatti dalam mengembangkan mobil geneasi Bugatti Veyron tersebut.

Dalam sebuah interview yang telah dilakukan oleh Bild.de, pentolan VW Group Maritin Winterkorn memberitahukan bahwa berita tersebut benar dengan adanya generasi dari Bugatti Veyron yang akan menggunaka mesin Hybrid. Dan nantinya mesin bensin yang ada selam ini akan di konversikan menjadi hybrid dengan peningkatan perfoma untuk yang pertama kalinya, ujar Winterkorn.

Dari peryataan tersebut ekspektasi pun mulai berkembang dan mengarah pada pemikiran jika Buagtti Chiron akan menggunakan mesin lama namun akan di tingkatkan pada beberapa sokongan daya khusus serta dengan kolaborasi dengan motor listrik. Dengan begitu kesimpulan untuk sementara perfoma Bugatti Chiro diprediksi menggunakan mesin berkapasitas 8 liter W16 yang mampu menghasilkan tenaga hingga 1.500 hp, dan kecepatan maksimal mampu mencapai hingga 460 km/jam.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.