Inilah 5 Penyebab Setir Mobil Berat Saat Dikemudikan

Ketika berada di belokan setir yang berat tentu akan menyulitkan mobil untuk berbelok. Alhasil mobil tidak berjalan di lajur yang seharusnya dan mampu mengakibatkan kecelakaan. Penyebab setir mobil berat juga sangat beragam.

Umumnya mobil di zaman ini menggunakan sistem electric power steering. Sistem ini memungkinkan adanya bantuan motor listrik untuk meringankan beban kemudi. Bila kemudi terasa berat sebelah maka masalahnya terdapat  pada sistem hidrolik  power steering. Adapun penyebab lainnya bisa Anda simak dibawah ini :

Ban Kempes

Tekanan udara yang rendah akan membuat electric power steering berat. Ban bocor membuat permukaan ban semakin melebar. Alhasil tekanan yang diberikan ke roda mobil juga ikut meningkat. Untuk mengatasinya cukup mudah yakni dengan memompa ban hingga pada tekanan normal.

Tekanan ban mobil depan dan belakang berbeda. Untuk ban depan sebaiknya gunakan tekanan udara 32-34 Psi. Sementara ban mobil belakang atur menjadi 30-32 Psi. Ban kempes bisa pula karena ban bocor sehingga mobil goyang pada kecepatan rendah dan setir menjadi berat.

Oli Power Steering yang Bermasalah

Setir mobil manual berat bisa jadi karena oli power steering berkurang. Ada kemungkinan oli power steering habis sehingga setir menjadi berat saat digunakan.

Oli ini memiliki fungsi untuk meningkatkan tenaga putar pada setir melalui tekanan hidrolik yang dihasilkan. Letak oli ini berada di sekitar silinder reservoir atau di ujung steering belt.

Sebelum menggunakan mobil tak ada salahnya mengecek tabung oli power steering terlebih dahulu didalam ruang mesin. Pertahankan oli pada level cairan yang tepat atau batas minimumnya. Sebaiknya rutin melakukan penggantian oli karena bila lewat masa penggantian dapat mempengaruhi tekanan hidrolik yang dihasilkan.

Penggantian oli ini biasa dilakukan setelah memasuki 25.000-30.000 km. JIka warna oli masih merah maka cukup mengecek volume olinya saja. Apabila berubah hitam segera lakukan penggantian oli.

Setir berat juga bisa terjadi bilamana oli power steering bocor. Untuk mengeceknya lihatlah bagian bawah mobil apakah ada cairan merah yang menetes.

Front Wheel Alignment Kurang Tepat

Setir mobil berat bisa karena roda bagian depannya sedikit miring atau tidak berada di posisi vertikal. Apalagi setelah pemakaian bertahun-tahun tentu ban akan mudah terkikis.

Alhasil bagian atas dan bawahnya tidak seimbang. Untuk mengatasi ini Anda perlu membawa mobil ke tempat balancing roda.

Kerusakan Long Tie Rod

Penyebab setir berat lainnya bisa karena kerusakan yang terjadi pada long tie rod. Long tie rod adalah batang besi yang menghubungkan rack steer dengan steering knuckle. Pada bagian ujung dari long tie rod terdapat bagian yang dikenal dengan ball joint.

Bila terjadi kerusakan pada bagian yang terkait dengan long tie rod seperti ball joint dan rack steer maka setir akan berat. Misalnya saja ball joint yang sudah karatan mampu membuat bunyi saat mobil berbelok.

Solusi dari masalah ini tentu saja dengan mengganti spare part tersebut.

V Belt Terputus

V belt merupakan bagian dari pulley mesin yang berguna untuk memompa power  steering. Jika bagian ini terputus maka mesin kompresor AC dan alternator juga ikut tidak bekerja. Bahan V belt sendiri terbuat dari karet. Ketika menggantinya sebaiknya bersihkan dahulu bagian pulley dari ceceran oli.

Baca juga: 8 Faktor Penyebab Air Radiator Cepat Habis

Itulah tadi beberapa penyebab setir mobil berat beserta solusinya. Rutin melakukan pengecekan mesin mobil akan menghindari Anda dari setir mobil yang berat dan masalah lainnya.

Ruangan komen telah ditutup.