Pemuda Asal Amerika Ini Berhasil Membuat Mobil Otonom

Bintangotomotif.com-George Hotz, Pemuda berdarah San Fransisco Amerika Serikat ini telah sukses berkarya diusia mudanya yang baru menginjak 26 tahun. Karyanya yang berhasil membuat mobil otonom sendiri itu mampu menarik simpatik para bos Tesla, elon Musk.

Cukup serdik cara yang dipergunakan oleh George pemuda asal Francisco ini dengan bermodalan mobil Acura ILX 2016 George gunakan sebagai rancangan awal untuk dijadikan mobil otonom. Ada bebrapa trik lagi yang digunakan seperti menggunakan sistem radar yang berbasis laser pada bagian atapnya. Dengan disertakan kamera yang diletakan didepan  maka akan lebih mudah melihat keadaan yang disekitarnya.

Bukan hanya dibagian luarnya saja, melainkan George juga memodifikasi bagian dalam mobil, dia menambahkan komputer Dell berukuran 21,5 inch dengan menggunakan sistem operasi Linux UBUNTU. Komputer yang ia pasang juga bisa menampilkan keadaan sekitarnya dengan kamera yang dipasangnya.

Cara dia untuk menggerakan sistem otonom pada mobil yaitu dengan menambahkan joystik yang ia letakkan pada tuas kendali. Kemudia george menghubungkkan antara bagian-bagian mobil dengan komponen komputer yang telah dibuatnya dengan sistem oprasi Linux untuk teknologi otonom pada mobil. Namun George masih merancang sistem otonom ini hanya digunakan untuk jalan yang bebas hambatan buka pada jalanan yang macet. Tapi dia masih mengujinya di sekitaran San Fransisco.

Semua usaha tersebut george hanya sendiri melakukannya, memang dia telah dikenal sebagai orang yang suka dalam bidang iT dan jago dalam masalah hacker. sebelum ini dia pernah masuk dalam i-Phone pada 2007 dan Play Station 3. Kecerdasan yang dianugrahi kepadanya juga dapat menghantarkan dirinya magang di perusahaan terkenal seperti Spacce X, Google dan Facebook.

Kejelian dan ketekunan George mengembangkan beberapa software telah mempertemukan dirinya dengan bos Tesla, Elon Musk. Dalam pertemuan tersebut George ditawarkan agar bergabung bersama mengembangkan mobil otonom dengan merea Tesla. Akan tetapi penawaran tersebut telah ditolah George, dengan penolakan yang hormat. Dalam percakapan lewat email
“Jujur saja, saya pikir kamu harus bekerja di Tesla,” tulis Elon Musk kepada George melalui email.
“Saya menghargai penawaran yang diberikan. Tapi saya tidak mencari pekerjaan.” balas George.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.