Pemerintah Berlakukan Peraturan Baru Untuk SIM C Pada April 2016

1808b4851cb902c33783bcnnl-14603

Bintangotomotif.com – Setelah pemerintah mengumumkan tentang turunnya harga BBM beberapa waktu yang lalu dan baru-baru ini Pemerintah Republik Indonesia beserta Korlantas Polri akan memberlakukan peraturan baru tentang kepemilikan surat izin mengemudi (SIM) C yaitu disesuakan dengan kapasitas mesin motor pemiliknya. Peraturan ini dibuat dengan fungsi untuk menjaga ketertiban dan juga keselamtan dijalan raya untuk pengendara yang mempunyai SIM C. Seperti yang sudah dijelaskan oleh Kombes Pol. DRS Unggul Sedyantoro, Msi selaku Kabid Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Korlantas Polri jika mulai bulan April 2016 akan diberlakukan peraturan baru ini. Dan saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk segala proses mulai dari infrastruktur serta prasarana.

SIM C akan dibagi menjadi tiga bagian yaitu SIM C untuk pengguna dengan motor bermesin di bawah 250 cc, lalu SIM C1 bagi pemilik motor berkapasitas mesin antara 250 cc hingga 500 cc dan SIM C2 untuk pemilik motor dengan mesin di atas 500 cc.

Kombes Pol. Drs Unggul Sdyantoro, Msi ini menabahkan jika pengendara sepeda motor yang sudah punya dan lulus SIM C2 maka tidak diwajibkan memiliki SIM C dan SIM C1. Tapi jika pengendara yang mempunyai SIM C dan mengendarai motor diatas 250 cc akan dikenai tilang. Dengan adanya peraturan baru ini melangsung mendapatkan respon, salah satunya untuk pecinta motor MoGe yang justru sangat setuju dengan adanya peraturan baru ini karena akan sangat efektif untuk mengurangi kecelakaan dijalan raya. Karena yang belum ahir mengendarai MoGe ini tidak diperbolehkan untuk mempunyai SIM C1 atau SIM C2.

Dengan pemilik Moge yang rata-rata adalah masyarakat menengah keatas karena motor-motor yang mempunyai kapasitas yang besar ini tidak murah harganya. Tentu saja ini bukan pekerjaan yang ringan untuk para Korlantas karena harus lebih banyak memberikan sosialisasi untuk masyarakat tentang peraturan baru ini.

Motor yang mempunyai kapasitas yang besar di Indonesia sudah bukan hal yang baru lagi karena saat ini banyak sekali pengguna Moge yang tidak hanya berasal dari golongan masyarakat umum saja namun juga ada yang dari kalangan artis dan para pesohor tanah air. Jadi, sosialisasi ini juga harus maksimal Seperti yang dilansir di laman KompasOtomotif, Jumat (18/12/2015), Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) menjelaskan jika dalam jangka pendek memang akan menimbulkan kebingunagn ditenga masyarakat tapi seiring dengan jalannya waktu, aturan baru ini bisa memilih kompetensi masing-masing untuk pengendara dengan kapasitas mesin kendaraannya.

Menurut Edo, pengelompokan SIM C sudah pernah dicuatkan pada 2012, tetapi tidak tersosialisasi dengan baik. Oleh sebab itu, ia menyarankan sosialisasi buat aturan baru mesti dilakukan dengan gencar dan tepat sasaran.

“Substansi sosialisasi terkait kepada apa alasan pembedaan SIM C berbasis kapasitas silinder,” ujar Edo

Jadi peraturan baru ini padapembagian jenis SIM C ini harus bisa maksimal dan peraturan baru ini juga diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan pada pengendara khususnya pengendara sepeda motor.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.