Parking Target! Cara Mudah Agar Parkir Mobil Di Garasi Agar Gak Nabrak Tembok

Idealnya, mobil itu diparkirkan di garasi rumah ketika sedang tidak digunakan. Sobat Bintom tentunya sudah pada punya garasi mobil, khan? Dengan parkir di garasi, keamanan mobil akan terjaga. Misalnya dari tangan-tangan jahil yang tidak kita kehendaki.

Bagi yang sudah ahli menyetir, tentu memarkir mobil di garasi bukanlah sebuah persoalan yang sulit. Tapi tidak demikian halnya bagi mereka yang baru belajar menyetir. Apalagi menyetir di lokasi yang relatif sempit, seperti garasi.

Mulai dari menjaga jarak kiri-kanan dan juga jarak depan-belakang. Jarak depan mobil dengan tembok jika parkir maju, dan jarak belakang mobil dengan tembok jika parkir mobil mundur.

Nah, kesulitan utama yang terjadi umumnya adalah mengira-ngira jarak depan-belakang mobil dengan tembok. Kadang, insting menyatakan bahwa sudah tercapai jarak ideal, eh ternyata belum.

Nah, yang lebih bahaya tentu saja ketika menurut perkiraan, ketika parkir mundur, bagian belakang mobil masih jauh dari tembok, eh tahu-tahu.. Braaak! Body belakang menabrak tembok. Hehehe… Kemungkinannya hanya ada 2, apakah temboknya yang jebol atau retak, atau body mobil yang penyok.

Solusi Mudah. Pasang Parking Target!

Pasang parking target! Apaan tuh? Parking target adalah sebuah penanda, yang menandakan bahwa posisi parkir kita sudah tepat. Tentunya ini harus diukur manual terlebih dahulu sebelumnya. Ukur jarak antara ban belakang dengan ujung belakang body mobil (jika parkir mundur). Setelah diketahui jarak pastinya, lalu tambahkan jarak yang diinginkan untuk celah ke tembok. Lalu, di lantai dengan jarak yang sudah diukur tadi pasang sebuah alat penanda yang berfungsi sebagai parking target.

Sebenarnya, di beberapa toko otomotif sudah ada yang menjual alat semacam itu. Tentunya untuk ini Anda harus mengeluarkan sedikit biaya. Tapi, tenang… Ada yang gratis kok. Cukup manfaatkan balok kayu sisa yang sobat punya. Cukup letakkan balok kayu atau parking target itu di posisi atau jarak sebagaimana yang telah diukur tadi sebelumnya.

Nah, ketika Anda parkir, adanya penanda ini akan mengingatkan Anda untuk berhenti di posisi itu. Dengan begitu, maka resiko menabrak tembok pun tidak akan terjadi lagi. Bagaimana…. Mudah, khan?

Demikian tips agar saat memarkirkan mobil di garasi gak pake nabrak tembok segala 🙂 . Semoga bermanfaat.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.