Panduan Ganti Air Radiator Sendiri di Rumah

Melakukan perawatan terhadap radiator mobil memang terbilang tidak seberapa merepotkan ketimbang melakukan perawatan terhadap mesin. Akan tetapi justru hal tersebutlah membuat kebanyakan orang yang menganggap enteng masalah tersebut, tidak terlalu peduli dengan kondisi radiator pada kendarannya, utamanya untuk sekedar mengganti air radiator.

Sejatinya mengganti air radiator tidak harus membawa kendaraan ke bengkel, karna hal tersebut bisa dilakukan sendiri di rumah. Jika anda melakukannya dirumah, jelas anda telah mengirit pengeluaran anda.

Merawat radiator memang bisa dibilang gampang-gampang sudah, kata Junaedi, kepala mekanik Bengkel Agung Jaya Baru di Jakarta Timur. Terlebih lagi jika rasa malas tiba untuk melakukan perawatan kendaraan.

“Bagi yang kondisinya masih bagus, pasti sangat mudah untuk merawat radioator mobilnya. Walau tidak membawanya ke bengkel patinya dia akan merawatnya di rumah sendiri,” jelas Junaedi.

Diapun menjelaskan bahwa ada bebrapa cara untuk mengganti air radioator pada mobil yang bisa anda lakukan dirumah sendiri.

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah pastikan mesin pada mobil anda sudah dingin, tujuannya untuk menghindari bahaya ketika dibuka. Setelah itu, buka tutup radiator bagian atas. Supaya air radiator bisa di kuras, buka baut pembuangan radiator yang berada di bagian bawah radiator.

“Tunggu saja sampai airnya keluar dengan kisaran waktu lima sampai sepuluh menit samapai habis,” jelas dia.

Langkah kedua, jika air radiator sudah terkuras habis, maka tutup bagian bawah radiator menggunakan baut yang sama ketika membukanya tadi. Dan jangan lupa untuk membuka baut pembuangan angina.

“Kemudian, setelah itu langsung ganti air radiatornya, jika ada anginya maka buang pelan-pelan saja. Jika sudah penuh, tutup pembuangan angina dengan baut,” jelas dia.

Langkah ketiga, jika sudah tertutup pembuangan anginnya, maka biarkan saja lubang radiator bagian atas tetap terbuka dengan tujuan untuk membiasakan radiator dengan cairan yang baru.

“Sambil anda mengisi air radiator tersebut, hidupkanlah mesinnya. Agar air yang tadinya kita isi penuh tadi turun kebawah. Jika terjadi demikian itu artinya masih ada ruang kosong, maka isi lagi dengan air,” jelas dia.

Langkah terakhir tutup kembali lubang radiator bagian atas dengan rapat agar tidak terjadi kebocoran.

Ruangan komen telah ditutup.