Nissan Siapkan Strategi Khusus Untuk Mencapai Target Pasar Diatas 6 Persen

PT Nissan Indonesia (NMI) telah bersiap-siap untuk menyambut pergantian tahun dengan gairah baru. PT NMI telah menargetkan penguasaan pasar mobil diatas 6 persen pada tahun 2016 mendatang. Dengan melalui tiga merek yang berada di bawah naungannya, yakni Nissan, Datsun dan jga Infiniti, PT NMI pun telah siap untuk memberikan kempuan terbaiknya demi untuk mendapatkan target tersebut.

Steve Ardianto selaku Presiden Direktur PT Nisaan Motor Indonesia menegaskan bahwa target penguasaan pasar 6 persen pada tahun 2016 mendatang memang sebuah peningkatan dari tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut berdasarkan dari capaian tahun-tahun sebelumnya.

Steve juga memberikan tambahan bahwa target penguasaan pasar sebanyak 6 persen adalah merupakan sebuah target yng realistis. Target penguasaan telah diklaim lebih realistis untuk dicapai ketimbang target penjualan jumlah atau volume kendaraan. Hal ini karena kuantitas penjualan sangat sulit untuk diperkirakan, dan apalagi saat kondisi perekonomian dunia kini sedang melemah termasuh indonesia yang kini masih dalam keadaan yang tidak menentu.

Steve juga mengatakan bahwa tahun ini target pangsa pasar kami 6persen dan sudah mencapai 5 persen lebih raihannya. Dan tahun depan kami berharap mampu mendapatkan diatas 6 persen.

Berdasarkan dari data Gabungan Industri Kendaraan Nermotor Indonesia (Gakindo) pada tahun ini, pangsa pasar Nissan di Indonesia adalah sekitar 4,5 persen dengan total penjualan mobil di Indonesia mencapai sebanyak 1.208 juta unit. Sedangkan pada tahun 2014 lalu PT NMI telah berhasil membukukan hasil penjualan sebanyak 54.317 unit. Dan perincihannya jumlah tersebut diperoleh dari jumlah penjualan Nissan sebanyak 33.789 unit, Datsun mencapai 20.520 unit, dan Infiniti hanya 8 unit. Pada periode januari-Oktober 2015, total penjualan NMI dari ketiga tersebut mencapai 45.829 unit.

Demi untuk mendapatkan target tersebut, PT NMI telah siap menerapkan strategi baru. Dikabarkan Nissan akan melakukan beberapa pembaruan pada line-up andalannya, yakni seperti Nissan Grand Livina dan juga unit SUV Nissan X-Trail.

Steve mengatakan bahwa kami akan menggenjot Grand Livina karena masalah penjualan kami di Nissan ada di segmen MPV, dan utuk model lain sudah ada yang baru. Sebagian besar penjualan kami dari Grand Livina sehingga kami akan melakukan sebuah penyegaran baru model 2016.

Steve juga memberikan tambahan bahwa Nissan juga sedang akan memperluas pemasaran untuk varian sport utility vehicle (SUV) dimana Nissan X-Trail akan menjadi andalannya. Dan selain itu Nissan juga akan terus berupaya untuk meningkatkan perolehan pangsa pasar Datsun di tingkat segemen low cost green car atau LCGC.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.