Motor 125-150 cc Paling Banyak Diminati Konsumen Indonesia

Sepanjang tahun kemaren pasar domestik Indonesia telah dibanjiri oleh sepeda motor mencapai 6.480.155 unit. Dari sebanyak itu yang paling banyak terjual yaitu motor yang bermesin 125-150 cc. Data yang diperoleh dari AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) menunjukan bahwa bermesin 125-150 mencapai 3.215.331 unit. Sedangkan untuk motor yang bermesin dibawah 125 cc mencapai 3.137.62 unit, dan untuk mesin yang di atas 150 cc mencapai 127.162 unit.

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI mengatakan, ”Bagi para konsumen, kebanyakan yang memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan transportasi harian juga sebagai penunjang kegitan usaha mereka.”

Dengan alasan yang kompleks seperti itu, ada beberapa hal yang dipertimbangkan oleh para konsumen sebelum mereka membelinya selain dari faktor desain. Diantaranya yaitu, faktor konsumsi bahan bakar, faktor tenaga, faktro kenyamanan jika digunakan untuk perjalanan jauh dan terutama harga.

Mereka memilih motor berkapasitas mesin 125-150 cc karna mampu dengan tenaganya untuk menempuh perjalanan dengan kondisi medan yang seadanya. Dan bagi mereka dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang cukup dibilang sesuai dengan kebutuhannya.

“Termasuk dengan harganya, mereka merasa mampu untuk memebelinya,” tutur Sigit

Motor yang bermesin 125-150 cc itu melainkan seperti bebek, matik, dan sport. Sedangkan untuk yang bermesin 150 cc yang banyak diminati banyak masyarakat adalah Varian sport.

Walaupun sudah dibekali dengan sistem bahan bakar yang irit, tapi itu semua tergantung juga bagaimana cara pemakaiannya. Karna konsumsi bahan bakar yang irit bisa dipengaruhi dengan hal yang relatif.

Seperti cara berkendara yang agresif dengan cara menggeber motor ini membuat tuas gas tertarik kencang dan akan menyedot banyak bahan bakar, sehingga penggunaannya punboros. Dengan tingkat tekanan angin pada ban juga berpengaruh dengan bahan bakar yang dikonsumsi.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.