Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Terancam Diakuisisi Malaysia

selo-mobil-listrik-ala-lamborghini-karya-anak-bangsa-rp-15-m

BintangOtomotif.com – Kreatifitas anak bangsa nampaknya harus kembali terbuang sia – sia. Sebab berhembus kabar jika Kepala Sub Direktorat Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejagung, Sarjono Turin menyatakan bahwa proyek mobil elektrik yang bernama Selo yang dikomandoi oleh Dahlan Iskan tidak lolos uji emisi membuat beberapa pihak kecewa. Akibat dari keputusan Sarjono tersebut kini proyek mobil elektrik berhenti di tengah jalan dan terancam batal untuk diproduksi. Kini polemik tersebut berbuntut kisah menyedihkan dari sang jendral proyek mobil elektrik ini, Ricky Elson yang dicurahkannya melalui status Facebook miliknya.

Secara tidak langsung Ricky mengungkapkan bahwa mobil elektrik besutannya yang digadang – gadang akan bisa menjadi pionir mobil listrik nasional di Indonesia terpaksa akan diakuisisi oleh negara tetangga. Negara tetangga yang dimaksud oleh Ricky kemungkinan adalah Malaysia karena Ricky menyebutnya dengan inisial M. Ricky juga menyebutkan bahwa langkah akuisisi ini merupakan langkah lanjutan yang sudah mereka jalankan dalam waktu 8 bulan terakhir. Ricky juga baru – baru ini mendapatkan kabar mengenai siapa pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Melalui hal yang dicurahkannya tersebut membuat beberapa pihak dari kalangan masyarakat merasa ikut prihatin. Pasalnya banyak yang berharap proyek mobil elektrik tersebut dapat dikembangkan oleh para pemuda Indonesia untuk selanjutnya dapat menjadi mobil nasional karya anak bangsa.

Namun Ricky mengungkapkan bahwa proyek ini harus segera diselesaikan dan Ricky berserta seluruh timnya menyatakan untuk tetap harus menghasilkan karya agar proyek mobil elektrik ini tak menjadi sia -sia, meski harus lewat Malaysia. Maka dari itu pinangan Malaysia untuk pengembangan mobil elektriknya ini dia terima. Seperti yang berhasil dilansir oleh Beritasatu, Ricky Elson mengatakan ” Saya rasa sulit untuk mengembangkan Selo di Indonesia dengan berbagai alasannya. Sementara ada banyak ide – ide baru dalam pengembangan Selo yang harus segera direalisasikan.”

Namun Ricky tidak ingin menyalahkan atau melibatkan pemerintah terkait keputusannya tersebut. Dengan diakuisisinya proyek mobil elektrik yang diberi nama Selo, oleh Malaysia ini tentu akan menambah ironi tentang proyek mobil nasional di Indonesia yang sama sekali belum terealisasikan satu pun. Proyek mobil listrik Selo ini sendiri adalah proyek mobil nasionak dengan konsep bertenaga listrik yang diprakarsai oleh Dahlan Iskan dengan Ricki Elson sebagai pengembangnya. Namun Dahlan Iskan kini justru menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan mobil listrik di sejumlah BUMN sehingga melibatkan Ricky Elson untuk menjadi saksi di Kejaksaan Agung. Namun sebelum mobil ini sempat di produksi massal, dahlan iskan memang sudah menimbulkan banyak polemik dari tidak lolos uji emisi, kemudian menyeret Dahlan Iskan menjadi tersangka dan akhirnya memunculkan Ironi dengan di akuisisinya selo oleh negara tetangga.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.