Mobil Diesel Di Larang Di India, Para Konsumen Pun Menurun Derastis

Beberapa waktu bekalangan ini ada sebuah berita yang cukup mengejutkan yang terdengan dari Negara India. Negara yang mendaptakan julukan sebagai “Negara diesel” itu telah menetapkan aturan baru, bahwa adanya  sebuah larangan bagi mobil yang bermesin diesel diatas 2.000 cc. dan peraturan tersebut pun cukup mengejutkan banyak pihak, terutama bagi perusahaan mobil yang bermesin diesel. Salah satunya adalah merek local Mahindra  and Mahindra Limited yang dimana memang perusahaan tersebut memproduksi mobil dengan kategori yang masuk dalam mesin diesel.

Mahakamah Agung India telah memberikan aturan baru yang berlaku sementara dalam waktu tiga bulan. Dan peraturan tersebut akan mulai diberlakukan pada bulan Januari 2016 mendatang. Pada kali ini, New Delhi, India tengah telah melakukan penekanan atas polusi secara besar-besaran. Dan terlebih lagi kendaraan yang menggunakan mesin diesel memang dikenal sebagai penghasil emisi terbanyak apabila dibandingkan dengan mesin jenis lain. Maka untuk itu, akan kemungkinan besar peraturan tersebut akan diberlakukan cukup panjang.

Menurut laporan yang dirangkumm oleh Rushlane dari laman Otomotif pada hari selasa 22 Desember 2015 mengatakan bahwa aturan baru tersebut masih bersetatus sementara namun nampaknya telah cukup membuat calon para konsumen merasa khawatur dan batal untuk membeli mobil yang menggunakan mesin diesel.

Selain itu, atas datangnya aturan baru tersbeut Mahindra cukup mendapatkan dampak yang cukup berarti, pasalnya pada saat ini perusahaan local ini telah dilaporkan sedagn melakukan usaha untuk melakukan pengembalian terhadap uang tanda jadi pemasaran mobil yang diminati kembil oleh para calon konsumen.

Sedangkan dari Mahindra sendiri sudah ada tiga model mobil yang terkena dampak dari peraturan baru tersebut, dan diantaranya adalah XUV500, Scorpio, dan Xylo. Dan akhirnya, untuk mendapatkan angka jual yang diharapkan sebelumnya Mahindra telah melakukan strategi lain dengan labih gecar mempromosikan Varian mobil dengan model selain tiga model mobil tersebut guna untuk mendapatkan perrhatian dari para konsumen. Lalu sementara itu untuk mode-model yang sudah terkena dampak dari aturan baru itu sudah mulai dalam proses pembersihan dari psaran baik itu pada dieler remi ataupun pameran-pameran yang ada.

Nampaknya Mahindra bukan hanya satu-satunya perusahaan yang mengalmi kerugian, dalam jangka waktu dekat ini untuk merek-merek luar negeri speerti Mercedes Benz, BMW, dan juga Land Rover telah diperkirakan haru melakukan hal yang sama dengan perusahaan Mahindra sebagai bentuk untuk adaptasi dari aturan baru yang diberlakukan di Negara India tersebut.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.