Mitsubishi Panen Untung Dari Serbuan Para Turis Yang Datang Ke Jepang

Bus Mitsubishi laris manis di Jepang di sebabkan karena mengingkatnya turis asal Tiongkok. Mitsubishi yang menjadi salah satu pihak yang paling merasakan bahagia dari meningkatnya wisatawan yang datang ke Jepang. Dalam beberapa bulan terakhir ini negri sakura tersebut memang semakin hits sebagai tempat wisat dan berlibur, terutama ikeh turis asal Tiongkok.

Dengan semakin banyaknya turis yang datang ke Jepang, berarti permintaan armada pengantar para turis juga kian meningkat. Hal tersebut memang tidak terlepas dari penataan lalu lintas di Negara Jepang tersebut, serta mendapat dukungan dari moda transportasi yang cukup berkualitas. Jepang selin terkenal dengan kereta bawah tanahnya yang sangat canggih dan sangat cepat, Jepang juga memiliki armada darat yang menjadikan alat transportasi paling favorit para turis untuk berkunjung ke suatu tempat, yakni adalah mobil bus.

Seperti yang telah dilaporkan oleh Blommberg pada hari jum’at 31 juli 2015 kemarin. Permintaan bus tamasya berukuran besar di Jepang kini semakin meningkat. Hal tersebut lah yang menjadi keuntungan besar bagi Mitsubishi. Mitsubishi Bus crop dan Fuso Truck sebagai anak dari perusahaan Mitsubishi yang khusus untuk merakit unit bus dan truk mendapat pesanan armada bus yang sangat luar biasa banyak. Peningkatan permintaan pada Mitsubishi meningkat hingga mencapai 63 persen.

Peningkatan permintaan unit bus kepada Mitsubishi memang sesuatu yang berada di luar perkiraan. Mungkin pada sebelumnya Mitsubishi telah menyatakan bahwa segmen bus akan sulit berkembang, terutama di Negara jepang, pasalnya masyarakat jepang lebih menyukai menggunakan transportasi umum misalnya seperti Subway.

Selain mendapatkan peningkatan permintaan unit bus kepada Mitsubishi, ada efek lain yang juga meningkatkan pemasukan Mitsubishi adalah melonjaknya nilai saham perusahaan Mitsubishi tersebut. pada pekan bulan beberapa pekan terakhir bulan juli 2015 ini saja nilai saham Mitsubishi telah terkoreksi naik sebanyak 7,7 persen di bursa perdagangan Tokyo. Dengan kenaikan hingga 7,7 persen tersebut merupakan salah satu catatan tertinggi dalam tujuh minggu terakhir.

Panen untung besar yang telah dirasakan oleh Mitsubishi sebenarnya sangat bertolak belakang dengan situasi di industry negri matahari terbit. Bahkan toyot yang merupakan pesaing terberat Mitsubishi malah penjulan domestiknya menurun hingga 11 persen. Sementara kompotitor Mitsubishi lainnya yakni Nissan penjualannya juga menurun hingga 16 persen. Dan Honda pun malah lebih parah lagi, pasalnya penjulan domestiknya menurus derastis hingga sebesar 18 persen.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.