Mekanik Asal India Ini Bikin Bahan Bakar Mobil dari Air dan Karbid

Di daerah Madhya Pradesh India ada seseorang ahli mekanik yang telah mengklaim dirinya telah mendesain sebuah mbil yang ramah lingkungan, Yaitu dengan menggabungkan bahan bakar karbit dan air.

Sebagaimana yang telah dikabarkan seorang mekanik bernama Mohammad Raees Markani pada hari Rabu tanggal 6 Januari 2016, dia telah memodifikasi sebuah mesin yang 800 cc dalam kurun waktu lima tahun. Dan sekarang mesin tersebut sudah tidak mau lagi menggunakan bahan bakar yang biasa atau konvesional kemudian dia menggantinya dengan bahan bakar yang sudah dia campur antara air dan karbid.

“Energi yang terbentuk dari hasil reaksi kimia yang terkombinasi antara kalsium karbinat dan air yang akan menggerakan mobil pada gas astelina. Gas tersebut juga sering digunakan beberapa industri untuk beberapa keperluannya seperti pengelasan dan pencahayaan yang disiapkan untuk penambangan. Kata Mohammad Raees Markani asal India “Namun pada kali ini saya memanfaatkan gas tersebut untuk menjalankan mesin mobil. Saya telah membuat perubahan yang lebin inovatif terbadap mesin ini yang bisa membantu keseluruhan kinerja pada mesin mobil. Namun aslinya ini hanya mengenai air, katanya”

Sudah lima belas tahun Markani menjalani hidupnya dibidang mekanik mobil. Padahal dia tidak pernah mendapatkan kelas khusus untuk pelajaran mekanik bahkan dia tidak bisa baca dan menulis. Ide yang dia dapatkan pertama kali yaitu ketika dia sedang melakukan pekerjaan mengelas part mobil dibengkel nya sendiri selama bertahun-tahun. Namun pada awal tidak terfikir sama sekali olehnya bahkan dia tidak tau bagaimana cara membuat mobil yang berteknologi ramah lingkungan.

Dia mengatakan, “Saya juga tidak tau bagai mana awalnya saya mulai terfikir dasn kemudian melakukan pekerjaan itu, sedangkan saya pribadi membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk membuat mobil yang ramah lingkungan itu saja.”

Sedangkan dia saat ini sufah memiliki hak cipta mengenai penemuannya yang bisa membuat mobil yang ramah lingkungan dengan memadukan antara air dan karbid. Bahkan dia juga sudah pernah diundang oleh perusahaan mobil milik China untuk lebih serius lagi dalam pengembangan mobil tersebut.

Namun ada satu prinsip bagi seorang yang berasal dari India tersebut, jika ada pabrikan atau perusahaan yang tertarik dengan teknologinya maka mereka para produsen harus mendirikan produksinya di daerah tempat tinggal dia sendiri yaitu di daerah Madhya Pradesh.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.