Masalah Terus Mengikuti Tesla !!!

tesla
Bintangotomotif.com – Masih tentnag mobil listrik dari Tesla yang hingga saat ini masih belum lepas dari masalah. Beberapa waktu lalu mobil listrik milik Tesla memang sempat menjadi bulan – bulanan pemberitaan di berbagai media. Tentunya hal tersebut tidak lain karena laris manisnya model ketiga mobil listrik milik Tesla tersebut di dunia. Pasalnya belum genap dibuatpun varian Tesla model ke 3 sudah mampu habis tiga ribuan unit dalam hitungan hari. bayangkan saja hanya dalam beberapa hari Tesla sudah mampu menguasai dunia hanya dengan asumsi perhitungan serupa. Sayangnya bagaikan terbangun dari mimpi, belum genap meraih kesuksesan di pasar mobil di dunia Tesla sudah tersandung isu tidak menyenangkan. Varian generasi sebelumnya yang dibuat oleh Tesla tidak terlepas dari protes penggunanya. Konsumen menyatakan tidak puas dengan varian Tesla Model S dan Tesla Model X yang terlebih dahulu dibuat oleh produsen mobil listrik ini.

Protes yang dilakukan para konsumen ini bukannya tidak beralasan, mereka melakukan protes dikarenakan varian-varian terbaru mobil tersebut memiliki kendala yang tidak bisa dianggap remeh. Entah apa yang sebenarnya terjadi terhadap varian tersebut, yang jelas tak sedikit konsumen yang mengeluhkan tentang fungsi – fungsi varian mobil tersebut berhenti. Contohnya pada pintu atau jendela yang tidak mau terbuka. walaupun terlihat sepele hal ini bisa terbilang fatal. Bisa dibayangkan betapa tidak menyenangkannya kejadian terjebak di dalam mobil sendiri. Lebih – lebih dilaporkan dari dari sebuah laman bahwa Funsi autopilot juga ditemukan mengalami kegagalan. Pasalnya autopilot tidak berjalan sesuai perintah mode yang diinputkan oleh pengemudi. Untuk kegagalan yang ini bisa terbilang fatal lantaran berhubungan dengan jalannya mobil ketika dikendarai. Walaupun belum diberitakan adanya korban dalam kegagalan fungsi tersebut, tentunya hal ini meruapkan pukulan telak bagi Tesla untuk memulai debutnya.

Hingga saat ini belum ada kabar yang menyatakan bahwa masalah ini terjadi pula pada Tesla Model 3. Jika model 3 ini tidak dibuat berdasarkan keseluruhan sistem dan mekanisme yang baru, bukan tidak mungkin apabila masalah turunan ini turut pula menjangkit. Tentunya apabila hal ini merupakan kegagalan dalam perancangan atau kegagalan dalam menetapkan kontrol terhadap kualitas produk, bukan tidak mungkin jika Tesla bakal melakukan recall bagi seluruh produknya yang mengalami masalah. Namun apabila benar sampai dilakukan recall, bisa jadi masa depan mobil listrik terncam suram mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dunia. Pasalnya Tesla merupakan pioneer dalam dunia mobil listrik yang kualitas produknya menjadi standar kualitas mobil listrik generasi lanjutan dari vendor manapun.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.