Kebiasaan Pemotor yang Harus Dihindara Agar Tidak Sakit Leher dan Pundak

Tradisi mudik ke kampung halaman yang sudah menjadi aktifitas wajib tahunan bagi masyarakat indonesia yang sudah menjadi turun temurun. Tidak hanya menggunakan transportasi umum melainkan juga banyak yang memilih untuk menggunakan sepeda motornya.

Kendaraan roda dua menjadi pilihan dikarnakan lebih praktis dan juga sebagai solusi untuk menghemat pengeluaran, terlebih lagi perjalanan yang jauh. Akan tetapi semua itu pasti ada plus dan minusnya, dan masalah yang kerap terjadi bagi pemudik yang menggunakan motor sebagai tunggangannya adalah sakit dan lelah. Ada beberapa kebiasaan bagi pengendara motor yang harus dihindari agar tidak terasa sakit dan lelah, berikut penjelasannya:

Kebiasaan pertama bagi pengendara adalah cara memegang setang motor yang slaah. Masih banyak penendara motor yang memegang setang dengan erat dan kencang sehingga terlihat kaku. Dak ketika memegang stang dengan keras pastinya tenaga akan lebih cepat terkuras, dan staminapun akan menjadi lemah.

Tetap menjaga keseimbangan ketika berkendara memang hal sangat penting akan tetapi untuk hal tersebut tidak mesti memegangnya dengan keras yang pada akhirnya akan membuat anda cepat lelah dan sakit. Genggam dengan setengah kekuatan saja sudah bisa membuat seimbang dalam berkendara. Karna genggaman dieratkan hanya ketika ingin mengerem dan mengoper gigi saja. .

Pastikan juga anda tidak mengunci siku hingga lengan menjadi kaku. Jika anda melintasi jalan yang rusak dan tidak bisa untuk dihindari maka hendaklah untuk membiasakan siku dalam kondisi ditekuk dan mengikuti pergerakan. Jangan samapai anda menahannya, karna untuk menghindari kejang oto. Hal ini juga dilakukan untuk mengurangi pergerakan pundak yang banyak.

Kebiasaan kedua yang untuk dirubah bagi pendara yaitu berkaitan dengan posisi pundak pemotor. Terkadang ada beberapa pengendara motor yang terlihat seperti tidak memiliki leher, karna posisis pundaknya naik ketika memegang setang.

Hal yang seperti ini akan membuat pundah lebih cepat lelah dan bisa juga cidera otot. Pastikan pundak agar tidak sejajar dengan telinga. Jika ana memosisisikan dengan benar maka otot di daerah leher dan pundak anda akan bekerja lebih ringan sehingga perjalanan akan lebih nyaman.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.