Jangan Meremehkan Benda Kecil Ini

Setiap organ pada bagian motor yang sudah bawaah asli dar pabrikannya, itu menandakan bahwa ada fungsinya masing-masing, serta amat besar peranannya bagi keselamatan para pengemudi. Tidak masuk akal bahwa pabrikan mengikut sertakan bagian-bagian pada motor namun tidak memiliki fungsinya sama sekali. Lalu bagaimana tentang penelitian mereka selama ini. Tentunya mereka selain mengedepankan penampilan serta kualitas mesin juga mempertimbangkan keamanan bagi para pengendara bermotor.

Pada zaman sekarang kebanyakan para pengendara sudah tidak peduli lagi apa itu keamanan atau kenyamanan, jika mereka lebih nyaman menghilangkan salah satu bagian dari motor maka mereka tidak segan-segan melepasnya tanpa berfikir panjang.

Salah satu dari semua perangkat yang sering dianggap remeh bagi para pengendara bermotor adalah kaca sepion. Mereka menganggap bahwa kaca sepion yang sudah bawaan dari pabrikan kurang menarik atau merusak penampilan, dengan itu mereka mencari kaca sepion yang menurutnya bagus walau itu tidak berfungsi dengan maksimal mereka tetap memilihnya, dikarnakan mengutamakan penampilan. Hal yang seperti ini tidak jarang ditemui kendasraan bermotor yang menggunakan sepion namun tidak sesuai ukurannya, terlalu kecil sehingga tidak bisa untuk melihat belakang. Sedangkn funsi dari sepion sendiri adalah sebagai alat bantu untuk melihat daerah belakang sewaktu-waktu akan menyalip maka harus melihat apakah aman atau tidak.

Kebanyakan dari mereka yang mengganti kaca sepion yang tidak sesuai dengan setandarnya, seperti mengganti ukuran kaca sepionnya yang berukuran kecil, atau mereka lebih memilih batang yang pendek, karna kaca sepion bawaan terlalu panjang. Bahkan ada yang lebih parah lagi, mereka melepas kaca sepion tersebut dengan alasan terlalu mengganggu. Dan memasangnya lagi jika terdapat razia oleh amparat kepolisian. Jadi seolah olah kelengkapan perangkat pada motor adalah sebagai alat penghindar dari ancaman polisi sajs, bukan untuk sebagai kemanan ketika berkendara. Hal yang seperti ini sering kita jumpai pada motor-motor sport.

Saran yang sangat baik untuk pecinta otomotif agar tidak menyalah dungsikan perangkat yang telah disediakan pabrikan pada motor, boleh mengganti kaca sepion dari yang bawaan pabrikan jika itu memang sudah tidak layak lagi atau mencari yang berfungsi juga. Jangan sampai menggantinya dengan ukuran yang lebih kecil sehingga tidak bisa difungsikan hanya bertengger sebgai hiasan semata atau syarat agar lepas dari razia polisi. Tidak disarankan juga untuk melepas kaca sepion tersebut karna ini akan membahayakan ketika sedang berkendara, tidak sedikit kecelakaan yang disebabkan karna kurangnya memperhatikan kaca sepion.

Kaca sepion adalah salah satu unsur paling penting untuk keamanan bagi pengendara. Dikarnakan mengendarai motor lebih berisiko ketimbang mengendarai mobil. Salah satu cara yang paling aman ketika berkendara adalah selalu memantau laju lalu lintas yang berada di belakang dengan menggunakan sepion.

Tujuan diberikannya sepion bagi motor adalah untuk melihal objek yang berada di belakang melalui kaca sepion tersebut, jangan sampai pengendara menoleh kebelakang karna itu dapat mengalihkan konsentrasi depan. Jikalau sepion itu tidak terpasang pada motor sehingga memaksakan pengendara untuk menoleh kebelangan bisa saja memecah konsentrasi sehingga bisa membuat terkejut pengendara ketika ada kendaraan yang berhenti tiba-tiba didepannya.

Semua kaca sepion yang sudah berada pada motor sudah didesai sangat ideal bagi motor tersebut, kaca sepion tersebut disesuaikan dengan kondisi motornya sehingga berbeda-beda ada yang duduk tegak, ada yang menunduk dan ada juga yang melebar. Laman Welovehonda menggambarkan bahwa jika motor tersebut layaknya memiliki sepion yang berukuran 15 cm kemudian dipasang kaca sepion yang berukuran 10 cm, maka dia tidak bisa melihat kondisi belakang melainkan hanya badannya sendiri.

Ruangan komen telah ditutup.