Jangan Biarkan Lampu Rem Mati. Inilah Bahayanya!

Walau terlihat sepele, keberadaan lampu rem ternyata memegang peranan yang sangat penting dalam keselamatan berkendara di jalan raya. Ketika lampu rem mati maka alat komunikasi yang memberi informasi kepada kendaraan di belakang menjadi tidak berfungsi. Akibatnya kendaraan di belakang tidak tahu kalau kendaraan di depan sedang mengurangi kecepatan. Di sinilah peranan lampu rem untuk membantu menjaga jarak aman antar kendaraan.

Lampu rem juga berperan mencegah terjadinya tabrakan. Lampu rem yang mati merupakan salah satu penyebab terjadinya tabrakan beruntun. Terutama di jalan tol di mana pengemudi umumnya mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Untuk menghindari kecelakaan akibat lampu rem yang mati, mulailah lebih peduli dengan lampu rem. Pengecekan lampu rem bisa dilakukan sambil memanaskan mobil. Sebelum mobil dikendarai, sempatkan mengecek lampu rem dengan cara menginjak pedal rem saat mobil dalam kondisi parkir atau berhenti. Cara lain memeriksa kondisi lampu rem dengan memanfaatkan situasi jalan yang macet. Lihat cahaya yang dipantulkan lampu rem. Kalau cahayanya terang dari sisi kiri dan kanan, maka lampu rem berfungsi dengan baik.

Jika saat pengecekan lampu rem ditemukan salah satu lampu mati, biasanya karena bohlam lampu rem putus. Kondisi ini dapat diketahui melalui warna bohlam. Warna hitam dan elemen bohlamnya tidak terhubung menandakan bohlam putus dan harus segera diganti.

Namun, bila Anda menemukan kedua lampu rem mati, kemungkinan terjadi masalah di bagian kelistrikan mobil. Seandainya hal ini terjadi, segera bawa mobil ke bengkel resmi untuk mendapat pemeriksaan lebih detil sehingga jika terjadi kerusakan dapat segera diperbaiki..

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.