Inilah Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Mematikan Mobil

Terlihat sepele, tapi soal mematikan mesin mobil ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Tahukah Anda, bahwa mematikan mobil dengan cara yang benar adalah merupakan bagian dari perawatan mesin mobil. Tidak perlu keahlian khusus untuk memahami cara mematikan mesin dengan benar. Anda hanya perlu mengerti caranya, meluangkan waktu sejenak untuk memastikan mesin sudah aman untuk dimatikan, dan melakukannya secara rutin setiap akan mematikan mesin mobil.

Manfaat yang dapat dipetik dengan mematikan mesin mobil dengan benar adalah komponen-komponen mesin dan kelistrikan mobil, termasuk baterai (accu), dapat bertahan sesuai dengan waktu pakai (life time) dan tidak cepat rusak. Hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan ketika mematikan mesin mobil? Berikut uraiannya.

1. Jangan mematikan mesin mobil saat putaran masih tinggi.

Adalah kesalahan besar jika ketika kita menginjak gas, lalu secara mendadak kemudian mematikan mesin mobil saat putaran mesin masih tinggi. Mengapa? Karena saat putaran mesin masih tinggi, piston masih bergerak naik-turun dengan cepat dan masih mengembang. Pergerakan ini menjadikan piston dan komponen lain memerlukan pelumasan dari oli mesin. Jika mesin mendadak dimatikan maka pelumasan akan berkurang. Akibatnya komponen-komponen yang bergerak di dalam mesin akan mengalami keausan. Oleh karena itu sebaiknya tunggu hingga putaran mesin idle secara konstan beberapa saat, barulah mematikan mesin mobil.

2. Tidak mematikan mesin mobil saat AC masih bekerja.

Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala akan mempengaruhi kompresor AC. Mesin yang dimatikan saat kompresor AC masih berputar akan menimbulkan hentakan pada kompresor AC yang masih bekerja. Terus-menerus melakukan hal ini dapat membuat kompresor AC lebih cepat rusak. Jadi, sebaiknya matikan AC terlebih dahulu sebelum mematikan mesin. Pastikan juga AC dalam kondisi mati sebelum menyalakan mesin mobil.

3. Hindari mematikan mesin mobil saat audio masih menyala

Hal ini akan memperpendek usia pakai sistem audio mobil. Ketika mematikan mesin dan sistem audio masih menyala, maka otomatis audio akan langsung menyala saat mesin mobil di-starter kembali. Pada saat mesin mobil kembali dinyalakan, sistem audio mobil mendapatkan tegangan dari baterai/aki yang kurang stabil sehingga dapat merusak komponen-komponen di dalamnya. Karena itu sebelum mematikan mesin, pastikan seluruh kelistrikan, terutama audio, sudah dimatikan agar komponen-komponennya dapat bertahan lebih lama.

Menjaga mesin pada putaran idle sebelum dimatikan dapat bermanfaat untuk pengisian baterai kembali. Tujuannya agar ketersediaan tegangan di baterai mencukupi saat mesin mobil kembali di-starter. (Astraworld)

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.