Inilah 7 Tips Aman Mengemudikan Mobil di Jalan Tol

Mengemudi yang benar di jalan tol harus memperhatikan rambu-rambu yang ada. Anda perlu memahami cara yang benar dalam mengemudikan kendaraan di jalan tol. Berikut ini 7 tips terkait cara aman mengemudikan mobil di jalan tol:

Tips pertama: Jangan berhenti di bahu jalan. Perlu juga diperhatikan, soal bahu jalan. Di Indonesia, fakta yang ada kadang bahu jalan di jalan tol tidak berlaku karena dijadikan jalur cepat. Maka dari itu, memutuskan berhenti di bahu jalan tol itu berbahaya. Oleh sebab itu, berhentilah di tempat yang lebih aman, misalnya samping bahu jalan atau berhentilah di rest area yang ada jika ingin beristirahat. Terutama ketika kondisi mengantuk saat mengemudi.

Tips kedua: Jaga jarak aman berkendara. DI jalan tol biasanya ada petunjuk untuk menjaga jarak aman berupa cat eye. Tanda ini biasanya berada di sepanjang sisi kanan jalan tol. Cat eye adalah salah satu alat untuk memantulkan cahaya. Pada malam hari, cat eye ini digunakan sebagai petunjuk jalan jika gelap. Pada jalan tol dalam kota, cat eye berjarak 10 m – 20 m, dan untuk jalan tol luar kota berjarak 25 – 50 m. Cat eye ini bisa digunakan sebagai tanda menjaga jarak aman dan kecepatan pengereman dengan kendaraan di depan maupun di belakang dengan mengatur jarak antar cat eye.

Tips ketiga: Perhatikan Posisi garis atau posisi kendaraan lain di jalan tol. Di jalan tol, ada garis lurus putus dan garus lurus tidak putus-putus. Jangan Anda memotong garis itu pada saat kecepatan konstan. Mengemudilah secara benar dengan tidak membelok kiri dan ke kanan. Tetaplah berada dalam jalur Anda.

Tips Keempat: Perhatikan batas kecepatan minimum dan maksimum di jalan tol. Biasanya, di jalan tol sudah ada tanda atau rambu peringatan terkait kecepatan maksimum dan minimum di jalan tol. Misalnya, kecepatan minimum 60 km per jam dan kecepatan maksimum 100 km per jam. Jangan mengemudi dengan kecepatan kurang dari kecepatan minimum dan jangan pula melebihi kecepatan maksimum yang direkomendasikan. Mengemudilan dengan kecepatan yang konstan.

Tips ke lima: Posisi mengemudi yang baik, yaitu posisi tangan pada jam 9 dan jam 3.

Tips ke enam: Cara melihat kaca spion yang benar. Beberapa pengemudi ada yang salah dalam hal cara melihat kaca spion. Cara melihat kaca spion yang benar adalah dengan melirik atau menggerakkan bola mata. Ingat, jangan sampai menggerakkan kepala atau menoleh. Dengan kecepatan yang tinggi, jika Anda menggerakkan batang leher, maka kendaraan Anda bisa berpindah ke jalur sebelah.

Tips ke tujuh: Pakai sabuk pengaman. Tidak hanya pengemudi saja yang memakai, usahakan semua penumpang kendaraan depan dan belakang juga untuk selalu memakai sabuk pengaman, sehingga perjalanan Anda akan aman dan nyaman.

Semoga perjalanan Anda di jalan tol lancar dan selamat sampai tujuan.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.