Ini Kerugian Jika Tidak Segera Urus Surat Tilang

Januari 2016 Ditlantas Polda Metro Jaya telah melalukan oprasi berupa pemblokiran terhadap barang bukti yang ditilang. Hal tersebut dilakukan dikarnakan sikap dari kebanyakan pemilik kendaraan yang ditilang tidak dengan segera untuk mengurus kendaraan yang ditilang.

Menurut AKBP Budiyanto, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, seperti dilansir Divisi Humas Mabes Polri, menyatakan, pihaknya telah memblokir sebanyak 12.449 unit sepeda motor dalam kasus tindak pidana pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan.

“Jika hal tersebut dibiarkan terus menerus permasalahan ini bisa menyebakan problem pelanggaran hukum baru. Karna, dari kejadian yang sudah-sudah banyak yang menggunakan modus untuk membuat laporan polisi palsu untuk segera memproses STNK serta SIM baru dengan asalan hilang,’’tuturnya.

Oleh sebab itu, AKBP Budianto menghimbau kepada masyarakat yang surat-surat kendaraannya diblokir, jangan sampai membuat STNK atau SIM baru sesab akan memepersulit pihak kepolisian kedepannya.

“Setelah itu, bisa mengajukan permohonan buka blokir kepada pihak Kepolisian, dengan melampirkan beberapa persyaratan. Antara lain; kwitansi pembayaran denda dari Kejaksaan, bukti STNK, bukti cek fisik yang telah dilegalisir dan KTP,” katanya lagi.
Dia juga menyarankan agar dengan segera mengurus surat yang terkena pemblokiran supaya tidak menumpuk lama di kantor kejaksaan. Penyebab pengambilan keputusan ini dikarnakan masih banyak berkas-berkas tilang yang sudah divonis akan tetapi belum juga diurus oleh pihak yang melanggar.

Surat tilang warna biru belum bisa diserahkan langsung ke pengadilan negeri sebab si pelanggar belum memenuhi beberapa prosedur yang telah ditetapkan yaitu belum titip uang denda ke Bank yang telah ditetukan.

“Berdasarkan data berkas tilang yang sudah mendapatkan vonis, tetapi barang bukti belum diambil pelanggar pada tahun 2014 sebanyak 385.768 buah,” beber AKBP Budianto.
Hal yang serupa juga bisa berlaku pada berkas tilang dengan menggunakan surat tilang yang berwarna biru.

‘’Tilang dengan warna biru jug masih sangat banyak yang belum bayar. Contohnya saja Polres Bandara Soekarno Hatta belum terkirim ke PN (Pengadilan Negeri) sebanyak 251 berkas. Alasannya, pelanggar belum menitipkan denda tilang ke bank,” tambahnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.