Ini Cara Sederhana Merawat AC Mobil

Air conditioner, orang sering menyebutnya AC adalah salah satu perangkat pendingin ruangan. Pada era globalisasi ini terutama negara yang beriklim tropis, mesti harus menggunakan AC di ruangannya, jika hanya mengandalkan baling-baling kipas yang berputar saja serasa kurang nyaman. Terutama pada mobil pribadi atau mobil yang berkapasitas penumpang banyak. AC tersebut manfaat yang sangat berguna bagi orang yang sering kepanasan, sehingga jika ia tidak terdapat ac dalam mobil nya dia tidak nyaman dalam berkendara. Selain pemakainnya yang penting cara perawatannya juga penting. Tidak terlalu sulit untuk perawatan AC, hanya membutuhkan ketelatenan saja. Perawatan yang rutin lebih baik walau itu hanya hal sepele ketimbang sekali perawatan namun berat tingkat kerusakannya.

“Sangat disayangkan kebanyakan para pemilik mobil mereka salah memahami tentang kesehatan AC. Bentuk kesalah pahamannya yaitu mereka tidak akan menganggap setius jika AC tersebut belum terlihat benar benar tidak dingin lagi, ketika sudah terlihat kerusakan yang lumayan parah baru mereka bawa ke brngkel untuk diperbaiki. Padalhal seharusnya pemeliharaan dan perawatan serta pengontrolan harus setiap hari secara mandiri,” kata Sugiyanto, salah satu mekanik King & King AC, Bintaro.

Perlu diketaahui bahwa perawatan AC yang dilakukan bagi para pemilik mobil adalah bukan hanya sekedar membersihkan dari kotoran atau sekedar memperbaikinya jika rudask, melainkan juga harus menjaganya dengan pemakaian yang sesuai prosedur yang telah disetandarkan oleh pabrikan. Dikarnakan kebanyakan bagi para pemilik mobil mereka tidak menyadari bahwa dirinya telah melakuakan kesalahan yang mungkin cuma sepele yaitu ketika mereka mengaktifkan ACnya.

“Kebanyakan dari mereka ketika ingin mengidupkan ACnya disaat-saat mobil sudah berjalan atau ketika mesin sudah berputar atau ketika RPM dalam kondisi sudah tinggi. Ada yang lebih parah lagi yaitu merekan dengan santainya mematikan ACnya ketika mobilnya masih dalam perjalanan berkecepatan tinggi kemudia setelah bebrapa saat dalam keadaan mobil melaju kencang dia menghidupkannya kembali, katanya”

Lalu bagaimana pengaktifan AC yang benar dan tidak menyalahi SOP? Mengaktifkan AC dengan cara yang benar yaitu ketika kondisi putaran mesin stasioner mobil anda atau RPm masih dalam kondisi rendah, yaitu bertepatan ketika pedal gas belum terinjak oleh kaki. Cara yang demikian dilakukan untuk mencegah terjadinya gesekan yang tidak diinginkan antara pulley, dan pada pressure plate yang terdapat pada kompresor AC.

Dari kedua kompinen tersebut merupakan komponen yang penting dari sistem AC tersebut. Sedangkan fungsi dari Pressure plate adalah penghubung pulley sehingga disitu terdapat keharmonisan sehingga tercipta putaran pada poros kompresor AC. Sedangkan fungsi pulley yaitu berputar terus-menerus sepanjang mesin dalam kondisi hidup dengan putaran yang berubah-ubah mengikuti atau menyesuaikan putaran mesin atau RPM.

“Jadi anda bisa membayangkan sendiri jika AC dihidupkan ketika mesin mobil dalam keadaan melaju kencang, yang disayangkan yaitu pressure plate atau plat penekan akan semakin cepat aus. Dan itu juga akan merambat ke kompresor,” papar sugianto.

Yang dikatakan perawatan mandiri bukan sekedar itu saja, perawatan lainnya yaitu seperti selalu setiap saat membersihkan ketika kotor terutama evaporator, yaitu dengan cara memasang filter kabin. Dengan tips itu, membuat debu dan lotoran tersaring dan tidak terhisap masuk evaporator, keuntungannya adalah agar tidak cepat aus. Kemudian cara membersihakn bagain filter kabinnya cuku dengan hanya disedot saja. Tapi jika anda ingin menggantinya dengan yang baru maka minta bantuan dengan petugas bengkel saja agar tidak ribet.

Namu, jika sistem AC mobil anda menggunakan ekstra fan atau kipas kondensor, anda harus memastikan mengeceknya putarannya dengan rutin. Jika terdapat putaran yang tidak wajar maka segaralah anda pergi ke bengkel dan minta untuk diperbaiki.

Tidak kalah pentingnya juga dengan perawatan oli kompresor yaitu dengan menggantinya ketika mobil sudah berjalan sejauh 20.000 Km. Dan ketika ada masalah AC sudah tidak berfungsi mendinginkan ruangan seperti biasa, jangan terlalu tergesa-gesa memfonis harus ditambahkan Freon.

“Yang ditakutkan ketika kondisi Freon masih cukup, ketika anda mengisinya namun tidak mengeceknya terlebih dahulu sehingga terisi penuh, mengakibatkan tekanan yang berlebihan dan compressor terganggu. Ketika AC anda tidak dapat mendinginkan ruangan udara seperti biasanya, kemungkinan evaporator dan kompresornya habis,” kata Sugiyanto.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.