Ini Cara Rawat Aki Mobil Yang Jarang Dikapai

Hal-hal yang kecil dan terlihat remeh terkadang membuat kita lalai untuk merawatnya, mungkin ketika hal yang kecil tersebut sudah menjadi masalah yang besar barulah menyadarkan akan pentingnya perawatan.  Sepertihalnya perawatan terhadap aki yang sering diabaikan. Memang benar aki akan secara otomasi akan terisi kembali jika mesin mobil dihidupkan, akan tetapi pengeisian tidak akan terjadi jika anda tidak mengetahui bagaimana proses kerja alternator.

Karna tenaga aki yang cepat terkuras ketika anda menghidupkan kendaraan anda menggunakan starter. Menurut Dedy Ismanto, Channel Marketing Manager Bosch Indonesia, untuk mengembalika tenaga aki menjadi penus seperti semula, mobil tidak hanya sekedar mengandalkan pemanasan saja, akan tetapi harus dibawa jalan-jalan samapi beberapa kolometer dengan putaran mesin tertentu agar alternator tetap melakukan pengisian. Hal ini sangat dianjurkan untuk dipraktikan bagi mobil yang jarang digunakan.

“Waktu pengisian aki tersebut akan terjadi ketika putaran mesin itu stabil. Jadi diusahakan ketika terjebak macet jangan sampai terlal diam (idel), jadi sesekali mainkanlah pedal gas. Dan agar menjadi performa mesin mobil anda usahakan setiap seminggu sekali pastikan mobil anda selalu dipanaskan dan harus dibawa jalan-jalan dengan putaran mesin kisaran 1.500 RPM sampai 2.000 rpm,’’ jelas Dedy

Ia pun mejelaskan lagi mobil yang sudah lama tidak digunakan maka itu akan mempengaruhi umur aki tersebut. Agar aki tetap berfungsi secara maksimal maka pastikan kebersihan aki dan terminalnya, jangan samapi ada kotoran-kotoran bahkan flek putih.

‘’Agar aki tetap bekerja secara maksimal, maka pastikan juga terminal tetap kencang. Jika sudah kendur maka jelas aliran listriknya bakalan tidak maksimal,’’ tuturnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.