Hasil Buruk Di Raih Chevrolet di Latin NCAP, Kenapa ?

chevrolet-spark-gt-latin-ncap

Bintangotomotif.com – Sepertinya hasil 0 bintang untuk tes tabrak dari New Car Assessment Program (NCAP) sangat mudah diraih oleh mobil – mobil yang tidak memiliki airbag sama sekali. Beberapa mobil yang tidak memiliki airbag antara lain adalah Datsun GO, Renault Kwid, KIA Morning, Hyundai EON, Hyundai i10 dan yang paling baru, Honda Mobilio India yang ada versi tanpa airbag. Sementara untuk mobil – mobil yang memiliki 2 airbag seperti Honda Mobilio dengan mudah bisa mendapatkan 3 bintang dari Global NCAP dan itu sudah cukup baik meskipun mereka masih bisa lebih baik lagi.

Memang model seperti Datsun Go dan Renault Kwid sudah memasang airbag dan itu semua bisa menaikkan skor mereka seidikit. Namun masih ada saja mobil yang menorehkan hasil buruk saat melakukan tes NCAP yakni Chevrolet Spark rakitan India yang dapat 0 bintang di tes tabrak Latin NCAP. Berarti, sama dengan Hyundai Grand i10 rakitan India yang gatot alias gagal total di Latin NCAP karena sama-sama mendapatkan 0 bintang. Sama seperti mobil-mobil yang sudah disebutkan di kalimat kedua paragraf pertama, ia tidak punya airbag. Untuk skor perlindungan orang dewasa dan anak-anak, semuanya bintang 0 di Spark tanpa airbag ini. Miris, soalnya di tes tabrak IIHS, Chevrolet Spark dapat rating “Good”. Jelas sih, karena beda spek fitur safety, kelihatan kok mana yang lebih mementingkan aspek keselamatan dilihat dari hasilnya.

Semua hasil buruk itu membuat Alexandro Furas selaku Sekjen Latin NCAP angkat bicara, “Ini adalah hasil yang mengecewakan untuk General Motors, khususnya pada model yang punya potensi proteksi tinggi, seperti yang diraih saat varian basic Spark yang punya 6 airbags dapat 4 bintang di Euro NCAP tahun 2009. Fakta bahwa harga Chevrolet Spark GT spek Eropa yang punya airbags sama dengan spek Amerika Latin yang tidak punya airbags tidak bisa diterima begitu saja,”

Harga Chevrolet Spark GT di Eropa dan Amerika Latin sama namun versi Eropa memiliki airbag sementara versi Amerika Latin tidak memilikinya. Sudah dapat dilihat mana psat yang lebih dewasa dan memperhatikan keselamatan para penggunanya. Namun semua hasil ini tidak menjudge bahwa buatan India jelek. Soal keselamatan di mobil, mau buatan manapun, baik dari India, Indonesia, Malaysia, Jepang, Rusia, Amerika, Jerman, Turki, Prancis, Inggris, Italia, Korea bahkan Meksiko kalau memang tidak diperhatikan dengan baik yang maka akan jelek.

General Motors pun sedang mengalami skandal di Amerika Selatan karena hasil tes tabrak yang tidak bagus. Mereka telah dihubungi oleh Global NCAP awal tahun ini melalui surat yang dikirimkan ke CEO GM, Mary Barra, meminta perbaikan keselamatan di produk mereka. GM akhirnya mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan 5 M Dollar AS untuk memperbaiki mobil yang dijualnya di seluruh Amerika Latin, dengan memasang 2 airbag dan sabuk pengaman 3 titik di semua baris.

Ruangan komen telah ditutup.