Google dan Apple Perusahaan Teknologi Yang Berkotribusi Didunia Otomotif

google-vs-apple

Bintangotomotif.com – Saat ini teknologi semakin berkembang pesat dengan banyaknya penelitian yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi. Saat ini manusia dimudahkan dnegan banyaknya kemudahan dari teknologi yang diciptakan seperti contohnya berkomunikasi sepcara instan tanpa menulis surat lalu mengirimnya lewat pos seperti dimasa lalu dengan adanya temuan e-mail manusia dimudahkan mengirim surat dengan mudah dan Contoh lainnya Siapa yang tidak mengenal perusahaan yang bergerak dalam bidang software raksasa Google dan Apple pasti semua orang pasti tau kedua perusahaan ini. Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan yang bersaing ketat dalam dunia teknologi yang saat ini semakin berkembang.

Bukan hanya itu saja bahkan saat ini kedau perusahaan ini sudah berkotribusi dalam dunia otomotif yang sudah diakui oleh petinggi Mercedes Benz, Dieter Zetsche mengungkapkan jika kedua perusaan besar yang begerak dalam teknologi ini memberikan kotribusi yang sangat besar dalam perkembangan proyek dari kendaraan yang diciprakan oleh kedua perusahaan tersebut. Zetche sendiri mengungkapkan jika hal ini setelah melakukan kunjungan pada basis kedau perusaan besar tersebut yang terletak di Silicon Valley, San Francisco, California, Amerika Serikat.

Dari informasi yang dilansir dari halaman news.okezone, pada hari Senin (25/01) menyatakan jika Google merupakan perusahaan non – automotif yang sedang membuat mobil canggih bertenaga listrik yang dapat berjalan sendiri tanpa pengemudi yang biasa disebut dengan mobil otonom. Sementara Apple, meski belum pernah secara resmi menunjukkan produknya di dunia aotomotif namun kabarnya perusahaan ini akan membuat mobil bertenaga listrik yang memiliki fitur canggih di mana fitur tersebut akan menghubungkan kendaraan dengan iPhone dan Apple Watch.

Sementara itu, Mercy sudah membuktikan sendiri seperti apa kompetisi yang terjadi antara kendaraan otonom yang dibuat oleh Google. Anak perusahaan Daimer AG ini memang beberapa kali sudah melakukan pengujian atas mobil tanpa supir atau biasa disebut dengan mobil otonom produksinya. Bahkan Mercy diketahui sudah melakukan uji coba pada S-Class limousine yang sanggup menempuh jarak 102 kilometer tanpa adanya campur tangan sopir dalam pengendaliannya.

Zetche kemudian menambahkan seperti yang dikutip dari sumber yang sama, “Anggapan kami bahwa dua perusahaan tersebut dapat melakukan sesuatu yang lebih dan menguasai lebih banyak dari yang kita bayangkan. Di waktu yang bersamaan, mereka malah memberikan apresiasi yang lebih atas pencapaian kami (di bidang teknolgi otonom),” ujarnya.

Selain itu, Zetche juga berharap jika Mercedes Benz sendiri juga sanggup memberikan kontribus besar untuk penjualannya di tahun 2016 ini khususnya untuk pasar otomotif di Amerika Serikat. terlebih lagi dengan adanya teknologi baru berupa mobil tapa supir atau mobil otonom yang kemungkinan besar menjadi ketertarikan untuk kendaraan dimasa yang akan datang. Pihaknya juga sudah memprediksi untuk bsa menumbuhkan mobil pernumpang Mercy akan meningkat 1,5 persen ditahun 2016 ini.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.