Disney Kembangkan Mobil Ala Spiderman Yang Bisa Panjat Dinding

Dengan kondisi teknologi yang sangat pesat dalam perkembangannya, bahkan jika tertinggal beberapa waktu saja bisa dibilang akan merasa kebingungan mengikuti berkembangnya teknologi ini. Sebagaimana penelitian yang terus dikembangkan oleh Disney Research Zurich dan ETH membuahkan hasil yang sangat sepaktakuler, yaitu mampu mengubah pradikma masyarakat yang sudah ada sejak dahulu yang mana masyarakat beranggapan mobil hanya bisa melintasi jalan yang datar saja menanjak pun tidak bisa jika sudah lebih dari 90 derajat.

Namun mobil yang telah ditemukan Disney Research Zurich dan ETH mapu berkendara dalam berbagai kondisi. Maklum saja dia bisa mengubah pradikma masyarakat pada umumnya dengan penemuan mobil bertenaga listrik dengan roda empatnya mampu berjalan dalam berbagai kondisi bahkan berjalan didinding secara vertikal seperti spiderman.

Vertigo adalah konsep yang dipakai sebagai penerapan mobil spiderman ini, dengan disertai roda empat yang ada baling-balingnya. Untuk membangunkan jika mobil tersebut terbalik maka dipasanglah dua baling-baling dipunggungn mobil tersebut, yang mana dapat menyesuaikan kondisi. Dikutip dari situs Disney Research.

Rahasianya mobil tersebut bisa memanjat dinding layaknya spiderman adalah dikarnakan propeller bagian belakangnya mendorong dan menekan kearah bagian dinding, sedangkan yang sisanya akan mendorong keatas mengikuti tekanan yang dihasilkan oleh propeller tadi. Dan hasilnya mobil tersebut berhasil melakukan atraksinya berupa berlajalan didinding kemudian bisa berputar arah dan naik turun tembok.

Maksud dan tujuan para pakar peneliti menciptakan mobil tersebut adalah untuk membuat mobil yang sangat simpel bisa digunakan dimana saja baik itu dalam ruangan maupun luar ruangan, bisa dengan segala medan serta sistem yang digunakan untuk menggerakan mobil spiderman ini seperti mobil yang menggunakan remot control.

Yang paling menakjubkan lagi, mobil ini bisa di program sebelum dihidupkannya melalui komputer yang sudah tersedia pada robot tersebut. Dan memanfaatkan delapan aktuator yang sudah terkontrol dari luar mobil. Serta para penelitipun sudah memikirkan bagaimana agar mobil tersebut ringan, ketika pembuatannya para ahli menggunakan bahan dasar serat karbon untuk membuat robot tersebut. Dan modul energinya berasal dari motor listrik

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.