Direm Mendadak, Peleg Depan Bajaj Pulsar RS200 Hancur Berantakan

Bajaj Auto, produsen terbesar kendaraan roda dua di India baru-baru ini mengalami masalah yang cukup serius. Masalah itu terjadi ketika sebuah Bajaj Pulsar 200 RS merah digunakan berkendara dan dilakukan pengereman mendadak menggunakan rem cakram depan. Menurut laporan pengendara, Mohsin Patel, saat itu ia menunggangi  motor kesayangannya itu berbncengan dengan istrinya di seuah jalan raya, hingga kemudian terjadilah insiden itu.

Saat ia melakukan pengereman mendadak menggunakan rem cakram depan, sungguh hal yang terjadi benar-benar diluar dugaannya. Tiba-tiba, peleg ban depan pecah diikuti dengan terlepasnya cakram. Akibatnya pun bisa ditebak, ia dan istrinya pun terjungkal dari sepeda motor dan menderita luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat..

Bajaj Auto di sisi lain, jelas menolak untuk mengambil tanggung jawab dari masalah ini dan menyatakan bahwa kendaraan yang diuji agresif di jalan maupun di trek, menunjukkan kondisi yang normal. Selain itu, produsen yang berbasis di Pune itu mengatakan bahwa nilai “P rated” ban yang digunakan di RS 200 telah dirancang untuk berjalan pada kecepatan tertinggi lebih dari 150kmph dan kombinasi ban rim yang dipilih cukup mampu untuk menahan kemalangan yang keras dan kondisi terburuk.

Bajaj Pulsar RS200

 

Berbicara tentang alasan, Bajaj Auto menyampaikan bahwa alloy wheel yang digunakan dalam sepeda tidak bisa runtuh sampai dan kecuali dampak eksternal yang kuat mencapai itu, hal ini jelas menunjukkan bahwa tidak ada kesalahan manufaktur yang terlibat.

Apakah kecelakaan itu karena untuk manufaktur cacat atau tidak masih harus dilihat. Alasan yang tepat dari kecelakaan itu kini sedang diselidiki.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.