Dalam Tes Emisi Gas Buang, VW Lakukan Kecurangan. Bos VW Menyatakan Mundur

Produsen mobil VW diketahui melakukan kecurangan dalam pengetesan uji emisi kendaraannya di Amerika. Akibat hal ini, maka bisa berdampak pada penarikan kembali jutaan mobil VW di seluruh dunia. Bagaimana kasus ini bisa terungkap?

Seperti diberitakan, bahwa Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menuding bahwa emisi gas buang mobil bermesin diesel dari VW dan Audi tidak memenuhi aturan emisi di Amerika Serikat.

VW dan Audi menggunakan sebuah perangkat lunak yang membuat emisi kendaraan terlihat lebih bersih saat dites dibandingkan saat mobil melaju di jalanan umum.

EPA menemukan adanya perangkat lunak yang mengontrol mesin sehingga pada saat pengujian emisi mobil bermesin diesel VW lulus.

Sebenarnya isu ini sudah beredar lama, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika baru merilisnya ke publik pada 18 September lalu.

Sosok yang berperan dalam pengungkapan ‘dieselgate’ ini adalah Daniel Carder. Seperti dikutip VW Metronews dari autoevolution, insinyur berusia 45 thun itu berasal dari West Virginia University (WVU). Dia memimpin studi yang menghasilkan bukti awal kecurangan VW dalam emisi kendaraan.

Studi Daniel dan timnya itu mendapat perhatian dari lembaga nirlaba International Council on Clean Transportation (ICCT) pada akhir 2013. Mereka kemudian meminta dilakukan lagi penelitian lebih lengkap soal emisi mobil VW.

ICCT tertarik untuk menganalisis emisi dari mobil VW setlah pusat penelitian Uni Eropa menunjukkan perbedaaan antara hasil pengetesan di laboratorium dan hasil pengetesan di jalanan. Laporan yang tidak resmi menunjukkan Uni Eropa dan pemerintah Jerman sudah mengetahui perbuatan VW ini, namun mereka tidak mengambil langkah apa pun. WVU juga mengetes mobil BMW, namun hasilnya tidak terlalu jauh.

Mobil yang dites antara lain VW Jetta model 2012 dan Passat 2013. Keduanya dites di jalanan dan hasilnya sangat jauh berbeda dari saat mobil dites resmi di laboratorium.

WVU menemukan salah satu mobil memiliki emisi 15-35 kali dari batas emisi yang ditetapkan. Model mobil lain 10-20 kali dari ambang batas.

“Angka polusinya sangat tinggi,” ujar Carder sebagaimana dilansir DetikOto, Kamis (24/09).

Pihak Volkswagen akhirnya mengakui hal ini. Mereka pun terancam denda dan kemungkinan bisa dituntut. Bos VW pun bertanggung jawab secara penuh dan menyatakan pengunduran diri setelah isu ini bahan pemberitaan yang menghebohkan publik.

Ruangan komen telah ditutup.