Cara Mudah dan Praktis Mengencangkan Rantai Motor

Rantai adalah salah satu komponen penting dalam sepeda motor. Keberadaannya begitu vital. Dialah yang berfungsi mentransfer tenaga penggerak dari mesin ke roda. Bisa dikatakan, rantai adalah kunci utama dalam laju sebuah kendaraan bermotor. So, mengingat begitu pentingnya fungsi rantai, maka ia memerlukan perawatan dan perhatian yang tidak bisa disepelekan.

Akibat pemakaian yang dilakukan, apalagi jika motor sering digunakan untuk menarik beban berat, atau bisa juga karena perilaku mengendarai motor yang kurang baik, melakukan akselerasi dan mengganti perslening secara kasar, maka hal ini akan menyebabkan rantai menjadi cepat kendor.

Jika rantai kendor, maka kenyamaman mengendarai motor pun akan makin berkurang. Selain terdengar berisik akibat gesekan rantai dengan ayun bagian belakang motor, juga tenaga motor akan berkurang. Untuk mengembalikan performa motor, maka tindakan yang perlu diambil adalah dengan cara mengencangkan rantai motor sesegera mungkin.

Lalu pertanyannya, bisakah kita melakukan untuk mengencangkan rantai motor sendiri tanpa harus ke bengkel? Sangat mungkin dan sangat bisa. Yang penting Anda memiliki kunci pas yang sesuai dengan baut as roda dan mur pengencang rantai pada ujung lengan ayun.

Berikut ini cara mudah dan praktis mengencangkan rantai motor yang bisa Anda lakukan sendiri:

  1. Posisikan motor dengan standar ganda. Hal ini guna mempermudah pergerakan roda dan penyetelan rantai motor nantinya.
  2. Pastikan posisi gear motor pada posisi netral.
  3. Cek jarak main rantai motor. Caranya cukup tekan rantai, dan jika jarak main rantai sudah tidak standar lagi, biasanya berkisar pada angka 30 -50 mm, maka benar, bahwa rantai motor perlu dikencangkan.
  4. Langkah berikutnya, kendurkan baut as roda menggunakan kunci pas yang sesuai. Cukup kendurkan dan jangan sampai terlepas baut dari as roda.
  5. Setelah cukup kendur, maka kencangkan baut yang berada di ujung lengan ayun. Setel sampai mendapatkan posisi jarak main rantai yang sesuai. Jangan lupa, penyetelan baut di ujung lengan ayun harus dilakukan seimbang antara yang sebelah kiri dan yang sebelah kanan. Hal ini agar roda berada pada posisi yang seimbang dan tidak menceng.
  6. Sambil menyetel baut di ujung lengan ayun, putar-putar roda untuk memastikan bahwa roda bisa berputar dengan baik. Karena jika terlalu kencang, justru akan berakibat kurang baik buat motor.
  7. Setelah didapatkan posisi jarak main rantai yang pas dan roda motor bisa berputar secara normal, maka kini saatnya mengencangkan baut as roda.

Bagaimana, mudah khan? Selamat mencoba.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.