Cara Merawat Rantai Motor yang Baik dan Benar

Sebagaimana pernah Bintom kemukakan pada artikel terdahulu, bahwa rantai motor perlu mendapatkan perawatan khusus agar ia bisa beroperasi dengan baik dan sempurna. Sebab jika sampai rantai motor berada dalam kondisi yang performanya jelek, bisa dipastikan jalannya motor juga tidak akan maksimal.

Silakan baca juga artikel seputar rantai motor ini: Cara Mudah dan Praktis Mengencangkan Rantai Motor

Nah, agar rantai motor kesayangan bisa awet dan tahan lama, maka ia memerlukan perawatan yang maksimal juga. Masalahnya tidak semua pemilik kendaraan mengetahui cara merawat rantaiu motor yang baik

Berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan dalam cara merawat rantai motor:

  1. Membersihkan rantai motor dari kotoran (debu dan lumpur) secara rutin. Adanya debu dan lumpur di rantai motor akan menyebabkan rantai motor cepat aus.
  2. Berikan pelumas rantai motor secara berkala atau rutin dengan menggunakan pelumas rantai. Hindari melumasi rantai motor menggunakan oli bekas/solar/bensin/minyak. Mengapa? Karena oli bekas/solar/bensin/minyak dapat melarutkan grease yang terdapat diantara pin dan bush.
  3. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan tidak terlalu kendur. Penyetelan rantai yang terlalu kencang akan memberi beban tarik yang berlebih. Namun sebaliknya jika rantai yang disetel terlalu kendur akan mengakibatkan rantai terlepas dari mata gir.
  4. Jika saatnya ganti rantai dan gir motor, baiknya ganti gir depan, gir belakang dan rantai roda secara bersamaan karena usia pakai dari ketiga parts tersebut adalah sama serta menghemat biaya. Selain itu, jika penggantian hanya di salah satu komponen saja, maka hal ini bisa memperpendek usia pakai komponen yang baru.
  5. Hindari pemotongan rantai dengan alasan menghemat biaya. Karena rantai yang sudah mulur sangat beresiko akan putus sewaktu-waktu sehingga akan membahayakan keselamatan pengendara.

Selain itu, perawatan rantai motor juga tidak terlepas dari perilaku pengendara motor saat berkendara. Seperti melakukan akselerasi dan mengganti gigi perslening secara kasar. Mengapa? Karena parilaku ini mampu memperpendek usia logam rantai.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.