Cara Atasi Rem Mobil Kurang Pakem Berdasarkan Penyebabnya

Ilustrasi menginjak rem via depositphotos

Rem mobil dalam kondisi prima menjadi salah satu faktor pendukung keselamatan saat berkendara. Seperti diketahui bersama, rem berfungsi untuk mengendalikan kecepatan kendaraan saat mobil mengaspal di jalanan. Rem mobil yang prima menjadi komponen penting agar meminimalisir tabrakan dengan mobil lain atau kecelakaan lainnya.

Layaknya komponen dalam bagian mobil lainnya, rem perlu mendapatkan perawatan secara maksimal. Sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bila dirasa remnya mengalami gangguan. Jangan sampai Anda berkendara di saat rem dalam kondisi kurang tidak normal sebagaimana mestinya, karena bisa saja kemungkinan buruk akan terjadi.

Rajin merawat kendaraan juga menjadi poin penting agar memberikan kenyamanan pada Anda dalam berkendara. Dalam beberapa kasus, ada beberapa penyebab rem mobil yang kurang pakem. Kondisi ini menjadikan salah satu penyebab sistem pengereman mobil mengalami masalah. Bisa jadi akar permasalahannya adalah karena pemilik kendaraan kurang melakukan perawatan rutin pada semua komponen rem mobil.

Namun, tidak menutup kemungkinan pula kerusakan rem pada mobil disebab oleh kanvas rem yang tidak berfungsi maksimal. Di sisi lain bisa juga dikarenakan boster rem mengalami kerusakan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut penyebab kerusakan pada rem mobil sekaligus cara mengatasinya.

1. Minyak Rem

Pada dasarnya penyebab utama kerusakan rem mobil adalah kurangnya perawatan. Jadi perlu diperhatikan dan dirasakan saat menginjak rem ketika mobil melaju. Bila dirasa kurang pakem bisa jadi hal ini dikarenakan minyak rem tersumbat kotoran sehingga alirannya jadi mampet.

Kotoran yang menjalar dari mesin bisa membuat rem tidak mendapat aliran minyak rem dari nipple karena tersumbat. Jadi pastikan Anda melakukan perawatan rem mobil secara teratur agar tidak ada kotoran yang menyumbat aliran rem mobil. Pastikan saat menginjak rem mobil, minyak rem mengalir.

2. Booster Rem

Saat Anda mengendarai kendaraan dan merasakan pijakan rem terasa lebih keras dari biasanya, bisa jadi ada kerusakan dalam komponennya. Demi memastika kerusakan yang terjadi pada komponen vital ini, Anda harus memeriksanya lebih lanjut.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa mengakibatkan rem terasa keras saat diinjak. Bisa jadi karena minyak rem masuk ketika master atas mengalami kebocoran atau bisa juga dikarenakan selang vacum servo bocor.

Di sisi lain kondisi ini juga bisa disebabkan oleh sil servo yang bocor. Tanda sil servo bocor bisa diketahui dengan ciri-ciri keluarnya bunyi desis dari pedal rem saat diinjak serta pada saat mesin pertama kali dihidupkan.

Anda bisa melakukan pengecekan booster dan membersihkan bagian rem tersebut. Demi kenyamanan berkendara, pastikan Anda memeriksa bagian booster rem lebih lanjut agar tahu bagaimana menanganinya dengan benar.

3. Kanvas Rem

Saat rem dirasa tidak dalam kondisi prima, coba periksa kanvas rem. Bisa jadi ketika rem mobil tidak berfungsi secara maksimal dikarenakan kondisi kanvas rem yang basah karena licin. Namun tidak menutup kemungkinan juga dikarenakan kanvas rem yang sudah menipis.

Dua kondisi ini akan mengakibatkan rem tidak berfungsi secara maksimal. Perlu diketahui bersama, kanvas rem menjadi komponen penting dalam sistem pengereman kendaraan. Rem tidak akan bekerja secara maksimal bila kanvas rem dalam kondisi tipis. Namun kondisi tipisnya kanvas rem membuat rem tidak bekerja namun kinerjanya kurang pakem.

Solusi masalah ini adalah Anda disarankan segera mengganti kanvas rem lama dengan yang baru, agar kenyamanan dalam berkendara bisa dirasakan serta meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Ruangan komen telah ditutup.