BMW Kerjasama Bikin Asisten Pintar Berkomunikasi dengan Mobil

Bintangotomotif.com-Pada era sekarang ini yang bukan lagi menerapkan sistem arloji melainkan sudah menerapkan sistem digital itu berarti sudah sangat maju teknologinya dan semakin membuat orang memilih yang simpel-simpel saja.
Dari yang berjalan kaki kemudian bersepeda, kemudian kendaraan yang bermesin, itu pun masih belum puas. Bahkan sekarang tidak hanya pada mahluk hidup saja yang bisa berkomonikasi dalam harian, melainkan kendaraan pun bisa diajak berkomonikasi bahkan patuh terhadap apa yang diperintahkan dari pemiliknya. Jadi anda tidak usah khawatir lagi akan hal yang seperti itu. Kini BMW, Samsung Panasonic telah bekerja sama untuk menciptakan sebuah teknologi baru yang berfungsi sebagai asisten pintar untuk menerjemahkannya.

Seperti dilansir Autoevolution, Jumat (25 Desember 2015), konsorsium tiga pabrikan itu menggandeng perusahaan spesialis pengenalan percakapan dan artificial, Nuance. Dengan teknologi tersebut, maka aksen dan logat seseorang bakal dengan mudah dikenal. Jadi semua perkataan pengendara bisa dimengerti oleh robot atau teknologi komunikasi tersebut.

Dah Hasilnyapun, jadi setiap perintah atau suara yang pengemudi ucapkan atau bahkan pengguna mobil yang baru memasuki mobil tersebut menunggangi mobil yang berteknologi komunikasi tersebut, tidak ada masalah akan bakal bisa nyambung walaupun itu beragam bahasa yang menggunakan. Namun beragam bahasa tersebut telah diakui dan terdaftar oleh fitur tersebut.

Bukan hanya sekedar itu saja kemampuannya, melainkan nantinya sistem tersebut bisa membandingkan antara percakapan anda yang bersifat perintah atau anda hanya berbicara seperti biasa. Jadi tidak usah khawatir jika fitur tersebut salah menempatkan antara harus melaksanakan perintah dan dimana dia harus bercakap-cakap ketika pengendara membutuhkan teman obrplan. Sehingga tidak akan terjadi kesalahan perintah pengendara terhadap mobil.

Memang sudah diakui bahwa Nuance telah memfokuskan diri pada cara berbicara manusia dalam keseharian, mana kalimat tersebut bersifat perintah, mana ucapan tersebut bersifat obrolan biasa dan mana ucapan tersebut bersifat sindiran. Dan Nuance ini sudah hampir bisa menerapkan hal tersebut dalam bentuk teknologi komunikasi yang di terapkan pada mobil. Dan pabrikan ini juga memproduksi perangkat lunak yang berfungsi untuk memetakan gaya bicara suara yang nantinya akan digunakan dalam operasi aplikasi tersebut.

Tidak hanya berhenti di situ saja, melainkan sistem tersebut juga akan bisa membedakan antara akses disatu bahas dengan bahasa yang lainnya. Yang lebih canggih lagi bahwa sistem tersebut sudah bisa mengakses dalam bahasa Jerman, Spanyol, Prancis, Belanda, atau Jepang. Bahkan Kini, Nuance telah mengenali 40 bahasa lebih dan lebih dari 80 suara yang berbeda.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.