Bingung Menentukan Cara Membeli Mobil Bekas Yang Benar? Ini Solusinya

Mobil second ternyata dapat menarik perhatian banyak pembeli, memang sudah terakui bahwa mobil second memiliki daya saing sendiri. Selain harganya lebih murah dari harga yang aslinya dikarnakan biaya penyusurtan. Barang baru walau berbuan-bulan jarang dipakai, itu memiliki biaya penyusutan harga dari harga barunya. Namun jangan tertipu dengan penampilan barangnya yang masih bagus atau omongan dari si penjual jika anda belum memerksanya sendiri. Jika anda tidak tau menau masalah mesin mobil dissarankan jika anda ingin membeli mobil second ajak rekan anda untuk melihat bersama anda, suruh dia mengamati mobil tersebut kira-kira sesuai tidak dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya.

Kali ini ada tips-tips yang aman ketika anda akan melakuakan pembelian mobil second atau bekas menurut Asuransi Astra Credit Companies (ACC).

1. Kredit atau tunai cara pembayarannya
Mungkin anda sering kebingungan untuk membeli barang apakah itu denga tunai atau kredit. Disitu mungkin anda mempertimbangkan banyak hal. Serta pertimbangan anda juga harus sesuai dengan keadaan finansial atau kantong anda pada saat itu juga atau untuk jangka panjang anda. Jika mengambil dengan cara tunai bagaimana kedepannya apakah masih bisa untuk keperluan yang penting lainnya. Ada beberapa kondisi yang mungkin membuat anda bingung, berikut beserta sarannya.

Jika anda masih memegang uang tunai yang cukup banyak untuk bisa membeli sacara tunai sedangkan disis lain anda sudah memiliki pendapatan yang tetap kemudian masih memiliki uang ditabungan untuk jangka panjang anda. Beruntung sekali anda berada di zona aman di masa ini ketika anda membayarkan uangnya tersebut dan dimasa mendatang untuk jangka panjang anda.

Namun sebaliknya, jika anda masih dalam keadaan dompet yang tipis sehingga tidak memungkinkan utuk membayar secara tunai mobil yang anda idamkan. Namun anda masih memiliki dana yang cukup untuk pembayaran uang muka kredi, sedangkan cicilan yang harus anda bayar pada tiap bulannya tidak melebihi seper tiga dari pendapatan anda. Berarti anda masih diberi kesempatan untuk memiliki mobil yang anda idamkan namun dengan cara mengkreditnya tiap bulan.

2. Ada Asuransinya Atau Tidak
Perlu diketahui bahwa asuransi mobil tiap mobil tidak semua yang memberikan pemiliknya. Namun cara yang jitu adalah anda mencari kabar mengenai mobil bekan yang sudah diasuransikan. Sedangkan jangka waktu asuransi tersebut berlangsung selama satu tahun paling lambat dan dapat juga diperpanjang. Jika anda mendapatkan mobil bekas namun sudah terasuransi, maka anda bisa memanfaatkan kesempatan itu selama masa tenggangnya masih berjalan untuk memperaiki setiap terjadi kerusakan yang terjadi pada mobil tersebut. Disisi lain juga mobil yang masih terasuransi biasanya perawatannya terjaga karna sudah terjamin oleh pihak asuransi.
Tapi jika anda mendapatkan mobil second yang tidak memiliki asuransi maka saran yang lebih baik anda buat asuransi untuk mobil second tersebut. Jika mobil anda sudah terdaftar pada pihak asuransi, pasti anda akan terbantu dari biaya yang mahal ketika ingin memperbaikinya.

3. Cetak pajak tahunan.
Sebelum adan melakukan transaksi pembelian atas mobil bekas, maka seharusnya melihat terlebih dahulu tahun pajaknya papakah masih hidup atau sudah mati pajak. Dikarnakan jika anda sudah membeli mobil bekas tersbut anda masih harus menyisakan uang untuk dana oprasopnal pembalikan nama.

Nah ada cara yang efektif untuk menghemat pengeluaran anda, yaitu dengan membeli mobil second yang jatuh tempo pajaknya masih lama. Bahkan bila perlu diatas setengah tahun. Sehingga dengan cara ini anda bisa menunda pembayaran tersebut hingga anda sudah memenuhi kebutuhan finansial anda sudah normal.

4. Cek kesehatan mobil tersebut

Periksa kembali keadaan fisik mobil tersebut sebelum anda membelinya. Dikarnakan kondisi fisik sebelum membeli akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan dompet anda dimasa depannya. Terkait dengan biaya perawatan dan perbaikan jika ada kerusakan yang parah. Jika anda menginginkan pengecekan yang maksimal pergilah bengkel atau deler atau ajak rekan anda yang banyak mengetahui tentang otomotif.

5. Test drive
Hal ini tidak kalah penting untuk mengetahui apakah mobil tersebut memiliki kerusakan bagian dalamnya. Maka sebaiknya anda harus mencobanya dijalanan yang terbuka atau jalan bebas hambatan mulai dari kecepatan sedang samapi tercepat.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.