Berita Otomotif Terbaru : Go-Jek Berikan Apresiasi Pembatalan Larangan Beroperasinya Go-Jek dan Kawan-Kawan

Bintangotomotif.com – Beberapa waktu yang lalu banyak kabar yang mengegerkan dengan berita pelarang operasi Go-Jek dan jasa angkutan umum melalui situs online lainnya yang menjadi pembicaraan yang hangat dimedia sosial, kini sebuah kabar baru yang lebih melegakan hadir dari Presiden RI Joko Widodo yang memberitakan jika pembatalan adanya larangan tentang larangan beredarnya G0-Jek ataupun jasa angkutas umum online lainnya. Dengan kabar terbaru ini bisa membuat para perusahaan yang menyediakan jasa angkutan umum melalui jasa online bernafas lega. Termasuk pimpinan dari Go-Jek sendiri.

Pembiritaan tentang pembatalan larangan beroperasinya Go-Jek maupun jasa angkutan yang melalui jasa online ini disampaikan langsung oleh presiden RI Joko Widodo dihadapan wartawan di Jakarta, pada hari Jum’at tanggal 18 Desember 2015 kemarin. Terkait hal ini, secara otomatis penyedia jasa angkutan umum online lainnya termasuk juga Go-jek bisa terus beroperasi dijalanan dengan syarat tetap taat pada aturan lalu lintas yang berlaku. Dengan adnya kabar gembira ini secara langsung di umumkan oleh CEO Go-Jek melalui sebuah pesan elektroninya kepada para pelanggan Go-Je pada hari Jum’at kemarin. Isi pesan yang dikirim oleh CEO Go-Jek ini seperti yang dikutip dari halaman otosia, hari Sabtu (19/12/2015), ”Pengguna Go-Jek yang tercinta, baru saja Presiden Joko Widodo menjawab aspirasi kita semua dengan membatalkan keputusan Menhub mengenai pelarangan aplikasi ojek/taxi online. Terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Nadiem Makarim selaku CEO Go-Jek.

Surat yang dikirim oleh CEO Go-Jek ini merupakan sebuah ungkapan kegemberiaan dari pihak Go-Jek yang disertai dengan penyematan pada kartun Go-Jek yang membawa sebuha bendea merah putih sebagai tanpa kemenangan yang disetai dengan taggar bertulis #GORAKYAT. Menurutnya, apabila Go-JEk ini benar-benar dilarang beroperasi lagi makan nantinya akan menimbulkan sekitar 200 ribu orang yang akan kehilangan mata pencahariannya, dengan kata lain pengangguran di negeri ini akan mempunyai jumlah yang lebih bertambah lebih banyak lagi. Maka dari itu, ojek maupun taxi yang melalui jasa online ini tidak dihapuskan. Dengan adanya pemberitaan terbaru ini, tentu saja seuruh pihak merasa sangat lega khususnya untuk pengguna maupun dari pihak penyedia jasa layanan angkutan umum yang melalui jasa online.

Tak hanya sampai disitu saja pihak Go-jek juga memberikan apresiasi pada presiden Jokowi dan Wapres JK tentang pembatalan ini berikut pernyataan lengkap Go-Jek :

Kami mengapresiasi ketegasan Presiden Joko Widodo yang membatalkan pengumuman Keputusan Menteri Perhubungan terkait pelarangan ojek dan solusi transportasi berbasis online. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla mengerti aspirasi masyarakat khususnya delapan juta pengguna setia GO-JEK yang telah mendukung kami, berbondong-bondong dan berapi-api.

Karena dukungan masyarakat, lebih dari 200 ribu mitra GO-JEK dan keluarganya dapat tetap memiliki mata pencaharian. Keputusan Presiden Joko Widodo merupakan suara rakyat dan bukti kemenangan ekonomi kerakyatan. Kami yakin, pemerintah bisa satu suara untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Ke depan kami mengimbau kepada mitra pengemudi dan pelanggan GO-JEK untuk terus meningkatkan layanan dan komitmen terhadap ketertiban dan profesionalisme. Sebagai perusahaan yang tumbuh dengan sangat cepat dan sangat inovatif, wajar bila masih banyak yang belum mengerti. Kami secara proaktif akan berdiskusi dengan pemerintah dan memperjuangkan kepentingan mitra, pelanggan, dan masyarakat. Kolaborasi kita terbukti menghasilkan manfaat tinggi dan rejeki yang patut disyukuri. Hanya dengan itu kita mempertahankan kepercayaan.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.