Begini Cara Ridwan Kamil Hukum Pemotor Yang Melawan Arus

Ridwan Kamil, Walikota Bandung, punya cara yang unik untuk menghukum pengemudi sepeda motor yang kedapatan melawan arus. Langkah unik apa yang ia terapkan?

Seperti kejadian pada Rabu, 25 Juli 2015 yang lalu. Saat ia bersepeda akan bertolak ke Kantor Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPPT) Bandung, ia berpapasan dengan pemotor yang kedapatan melawan arus. Tanpa panjang pikir, ia langsung menghadang pemotor itu hingga berhenti.

Tanpa banyak kata, ia pun lalu menghukum pemotor itu dengan push up sebanyak 25 kali, langsung di depan Ridwan Kamil. “Tadi pagi menghukum pemotor yang melawan arus dengan seenaknya. Pas dicek, ternyata sarjana ekonomi dari universitas ternama di Bandung . Ternyata kepintaran tidak berbanding lurus dengan kedisiplinan sederhana. Tong macem2 lah di Bandung ayeuna mah. Awas! Omat!” Demikian ungkap Ridwan Kamil sebagaimana ditulis di akun Facebook-nya kemarin.

Belakangan, diketahui bahwa pemotor itu adalah Fandri Hendarto, 34 tahun, seorang sarjana ekonomi sebuah perguruan tinggi ternama di Bandung.

Menurut keterangan dari Ajudan Wali Kota Bandung, Indra Andika yang menemani Ridwan Kamil bersepeda, pemotor yang melanggar itu berjalan melawan arus lalu lintas dari arah Segitiga Mas menuju Kosambi. Dia melawan arah untuk menghemat waktu karena malas berputar.

“Dia mau melintas rel (Cikudapateuh). Kemudian pak Wali Kota langsung berhenti (menghalangi) di depan dia. Karena kesal, pria itu langsung dihukum push up” ujar Indra melalui ponselnya, Rabu siang sebagaimana diberitakan Tempo.co (22/7).

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.