4 Komponen Motor Matik yang Mudah Rusak

Tidak sedikit jenis model skutik yang menjadi pusat perhatian para pencinta bikers. Dari semua jenis mulai dari yang tetro sampai yang model sporty sekalipun.

Motor metik banyak diminati dari berbagai kalangan, terutama orang yang baru belajar motor. Dikarnakan penggunaan yang lebih simple dan tidak ribet, dengan menarik tuas gas saja motor akan jalan. Tidak seperti halnya motor yang ada giginya apalagi motor yang ada kuplingnya, bagoi para pengendara yang baru pasti akan lebih nyaman berlatih menggunakan motor jenis skutik.
Ditambah lagi banyak inovasi yang ditambahkan mudai dari yang injeksii, sampai yang menerapkan Idling Stop System (ISS). ISS adalahfitur premium kelas dunia yang menerapkan sistem otomatis yaitu mesin akan mati dengan sendirinya setelah montor berhenti lebih dari tiga detik. Jadi bisa lebih irit sedikit, dan menghidupkannya hanya menarik tuas gasnya saja.

Sehingga itu alasan yang cupuk mengapa para pengendara yang baru belajar melirik jenis motor ini. Tapi tidak hanya untuk kalangan yang baru belajar saja, namun pada semua kalangan, mungkin dikarnakan lebih simpel dalam penggunaanya itu.

Jika dilihat dari sisi positif, itulah kelebihan yang dimilikinya, Selain pengoprasiannya yang lebih mudah, motor ini juga mengusung desain yang update sehingga enak dipandang, terutama pagi pemuda yang menggunakan.

Namun para biker skutik juga harus mengetahui bahwa ada empat kompinen motor matik yang rawan mengalami kerusakan. mau tau apa saja komponen tersebut?

Komponennya adalah
1. Drive belt
Sabuk berbahan karet, sabuk berbahan karet ini beda fungsinya dari sabuk-sabuk lainnya, yaitu mengaitkan putaran mesin ke roda. Dan cara kerjanya seperti dngan rantai, akan tetapi letaknya tertutup. Oleh sebab itu jika sering menggunakan motor metik untuk perjalanan jauh, maka setidaknya berhenti sejenak setelah tiga jam perjalanan. Dikhawatirkan drive belt itu putus ditengah-tengah jalan yang  tidak ada penduduknya seperti dipertengahan sawit. Apa lagi motor yang sudah tua, harus lebih sering pergi ke deler untuk memastikan keadaan drive belt atau yang lainya.

2. Ban
Komponen metik yang mudah rusak berikutnya adalah ban. Diameter ban skutik lebih kecil jika dibandingkan mmotor bebek atau motor sport lainnya. Sehingga semakin sering motor itu digunakan maka akan semakin menipis dan cepat aus.  Walaupun ban dalam keadaan tipis masih bisa digunakan, namun jika mengutamakan maka sarannya harus diganti yang baru.

3. Rem
Komponen metik yang mudah rusak ke tiga adalah rem. Karna transmisi yang digunakan adalah yang bersifat otomatis maka pengendara benar-benar mengandalkan rem untuk mengurangi laju motor. Jika rem itu sering digunakan maka kampas remnya lebih cepat habis.
4. Kopling
Nah ada yang terakhir dari komponen motor metik yang nudah rusak adalah kopling. Meskipun menggunakan transmisi otomatis, motor metik juga memakai kopling sebagai penyalur tenaga mesin. Nah ini lah yang membedakan motor metik dengan motor bebek dan motor sport lainnya, dan satu yang membedakan antara jenis motor lainnya adalah mangkuk kopling, roller dan per.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.