5 Kesalahan Saat Cuci Motor Sendiri di Rumah

5 Kesalahan sepele cuci motor via Blog.carousell.ph

Cuci motor jadi kebiasaan rutin yang dilakukan agar menjaga kebersihan sekaligus perawatan rutin. Seperti halnya manusia, motor juga perlu dicuci agar tetap bersih, terutama saat musim hujan. Kondisi motor yang kinclong akan membuat penampilan kendaraan roda dua semakin segar. Tak hanya itu, dengan penampilan yang bersih, pengendara tentunya akan lebih percaya diri saat mengendarainya.

Bila motor terlalu kotor dan banyak noda menempel yang tidak segera dibersihkan, maka bisa menimbulkan baret pada bodi motor. Meski mencuci motor menjadi hal yang biasa dilakukan sendiri di rumah, tapi tak sedikit bikers yang tak sadar melakukan kesalahan.

Apa Anda biasa mencuci motor dari bagian atas ke bawah, sebaiknya mulai sekarang mulai menganti kebiasaan ini. Ingin tahu lebih banyak kesalahan sepele saat mencuci motor? Yuk simak ulasan berikut.

1. Jangan mencuci motor dari atas ke bawah

Mencuci motor sebaiknya dilakukan di bagian bawah dulu agar lebih fokus untuk membersihkan bagian yang paling kotor terlebih dahulu. Setelah itu baru naik ke bagian atas body motor. Sabun cucian untuk bagian bawah dan atas motor sebaiknya dibedakan, karena pada bagian bawah motor akan banyak bagian seperti arm, pelek, ban dan spakbor dan rantai yang mengandung oli. Hal ini tentu membuat air sabun mudah kotor.

2. Jangan mencuci motor saat mesin masih panas

Hindari cuci motor saat mesin masih panas. Bila baru saja dikendarai maka biarkan mesin dingin terlebih dahulu. Resiko mencuci motor dalam keadaan panas yang langsung disiram air bisa merusak bagian blok.

Dalam hukum fisika, jika besi atau logam dalam keadaan panas kemudian disiram air maka akan terjadi pemuaian. Saat mesin panas langsung disiram air maka akan terjadi proses pendinginan paksa yang membuat bagian logam bisa retak.

3. Jangan langsung mengelap bagian body motor

Mencuci motor dengan langsung mengelap bagian body motor dapat membuat goresan. Sebaiknya siram dengan air terlebih dahulu agar pasir yang menempel pada bagian atas luruh kemudian baru mengusapnya dengan air sabun. Pada bagian kaki-kaki motor juga sebaiknya disemprot dengan air terlebih dahulu.

4. Jangan semprot rantai motor dengan air bertekanan tinggi

Menyemprot rantai motor dengan air bertekanan tinggi bisa membuat pelumas yang melapisi rantai jadi rontok sehingga mengurangi performa motor. Resko lainnya, bagian motor disekitar rantai yang terkena bercak pelumas dari rantai juga bisa meninggalkan noda yang sulit dibersihkan. Penyiraman air yang terlalu banyak dibagian rantai juga beresiko mudah karatan dan rantai mudah putus.

5. Jangan siram motor dengan air yang berlebihan

Menyiram mesin dengan air berlebihan bisa merusak komponen mesin yang paling sensitif yang harusnya kedap air jadi kemasukan air. Bila air masuk kebagian perapian motor, kendaraan roda dua akan sulit dihidupkan. Jadi pastikan membersihkan motor dengan air secukupnya.

Ruangan komen telah ditutup.