4 Gejala Yang harus Diwaspadai Pengendara

Mungkin sebagian orang menyetir adalah salah satu hobi. Berbeda halnya dengan orang yang terjangkit penyakit tertentu, menyetir mobil bisa menjadi aktivitas yang membahyakan keselamatannya. Ada empat penyakit berbahaya bagi pengendara vertigo, Epilepsi, Panic Attack, dan Hanianopsia.

Puji Agung Budiman, Public Relations Manager Carmudi Indonesia,” Saya berharap kepada pemerintah untuk membuat peraturan khusus pengemudi yang terjangkit penyekit tertentu mengenai diizinkannya atau tidak mengemudi. Soalnya ada Negara lain yang sudah menerapkan peraturan ini dan Indonesia bisa mencontohnya. Seperti di Amerika Serikat bagi penderita epilepsi diizinkan mengendarai jika dalam jangka dua tahun tidak terserang secara berturut-turut penyakit tersebut.”

1. Vertigo

Penyakit ini sangat berbahaya bagi pengendara. Cara yang paling aman bagi penderita penyakit ini yaitu bersegera beristirahat dengan menepikan mobilnya ketempat yang sepi dan jangan memaksakan untuk melanjutkan. Vertigo adalah kepala merasa sangat sakit sekali seolah-olah berputar dikarnakan gangguan keseimbangan, seringkali disebabkan pada bagian telinga dalam. Penyakit ini datangnya tiba-tiba, diharapkan segera menepi untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.

 

2. Epilepsi

Penyakit ini disebabkan terbenturnya sinyal listrik di otak sehingga menimbulkan kejang berulang. Penyakit epilepsi ini juga muncul dengan tiba-tiba, jadi bagi penderita dilarang untuk mengemudi dikarnakan yang diserang adalah fiskik dan keseimbangannya sehingga tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, otot menjadi kaku, tidak bisa memantau pergerakan, dan kesadaran yang semakin menipis. Penderita ini tidak bisa terkena cahaya yang begitu menyilaukan yang muncul tiba-tiba. Di Amerika Serikat melarang penderita penyakit ini berkendara jika selama dua tahun terdapat keluhannya. Lalu bagaimana di Indonesia?

 

3. Panic Attack

Penyakit ini menyerang pengendara menjadi sangat panik dan ketakutan sangat secara tiba-tiba tanpa didahului sebab-sebab. Penyakit ini kemunculannya tidak bisa diperkirakan, karna bisa muncul kapan saja dalam kondisi apapun. Jika orang sudah terjangkit sebanyak empat kali berarti sudah dikategorikan menderita penyakit Panic Disorder.

Kebanyakn orang salah meartikan penyakit ini dengan gejala jantung dikarnakan keluhan yang diderita tidak jauh, seperti detak jantung yang tak normal, pusing, badan terasa dingin, napas putus-putus sehingga seperti setengah mati atau sekarat.

 

4. Hemianopsia

Penyakit ini mengakibatkan penyempitan penglihatan, sehingaa jangkauan penglihatannya terbatas. Samapi hanya bisa melihat separuh saja. Pandangannya tiba-tiba akan menghilang dan menjadi gelap. Yang disebabkan otak mengalami kerusakan organik yang banyak diderita orang yang terkena stroke atau cidera kepala.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.