3 Penyebab Tekanan Angin Pada Ban Berkurang, Wajib Rutin Diperiksa

Sebagian pengendara sering kali menganggap enteng kondisi ban dalam tekanan angina yang mulai bekurang, bahkan dalam kondisi seperti itupun masih saja tidak menghiraukan kondisi jalan yang berlubang. Padahal kondisi seperti selain mengurangi kenyaman berkendara juga bisa membuat boros konsumsi bahan bakar minyak, dikarnakan kurangnya tekanan angina pada kendaraan dapat menambah beban dan juga berisiko terhadap terjadinya kecelakaan.

Selain beresiko terhadap keselamatan juga bisa membuat usia ban menjadi pendek jika tekanan angin pada ban kurang diperhatikan. Maka sebaiknya lakukanlah pengecekan setiap kali anda akan bepergian.

Berkurangnya tekanan angina pada ban itu dipengaruhi oleh suhu udara dan kondisi cuaca yang panas. Hal tersebut merupakan faktor utama kondisi ban pada kendaraan harus sering diperiksa. Ada beberapa alasan yang membuat tekanan udara pada ban harus selalu diperhatikan.

Pertama, tekanan angina pada ban yang ideal membuat ban menjadi sempurna sehingga dapat mempertahankan cara berkendara dengan nyaman dan tepat. Selain kondisi jalan yang terkadang bagus dan terkadang berlubang ditambah cuaca yang tidak tetap membuat para pengendara harus selalu mengecek tekanan angina pada ban, sehingga kenyamanan dan keselamatan pengendara dapat terjaga.

Kedua, suhu udara dapat membuat tekanan angina pada ban bisa berubah-ubah, karna bahan dasar ban dari karet sehingga tekanan angina pada ban dapat berubah ketika terparkir di tengah-tengah cuaca yang panas atau dingin.

Ketiga, tekanan ban yang terlalu berlebihan serta kurang sangat membahayanakan penendara. Jika tekanan ban terlalu berlebihan maka dapat membuat can secara tiba-tiba pecah jika terkena suhu udara yang panas karna akan memuai. Sedangkan jika tekanan angin yang kurang maka dapat membuat pengendara oleng ketika berkendara terlebih lagi di tengah kondisi suhu yang dingin serta melaju dengan kecepatan tinggi.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.