Trik Dasar Mengemudi Mobil Matic Bagi Pemula

Jenis kendaraan dengan transmisi otomatis memang lebih diminati oleh kebanyakan masyarakat baik itu yang beroda dua maupun roda empat. Soalnya mengedarai mobil matik lebih simpel karna hanya memainkan pedal gas dan rem. selain itu juga ketika terjebak macet, pengendara bisa lebih sabar ketimbang menggunakan transmisi manual. Akan tetapi ternyata masih ada kalangan orang yang belom paham dalam mengendarai mobil matik.

Agar berkendara menggunakan mobil matik terasa nyaman, ada beberapa hal yang harus dipahami, agar fungsi dari moda pengoprasiannya maksimal, seperti P, R, N , D, D-3, D-2, dan L. Berikut adalah fungsi ketujuh moda pengoperasian pada mobil matic:

  1. Parkir (P)

Jika tuas transmisi berapa pada posisi P, maka mesin mobil sejatinya masih bisa hidup akan tetapi tidak akan bisa jalan meski tuas gas ditekan. Sebab tekanan oli di transmisi akan di alirkan kembali ke bak penampungan, sehingga penggerak transmisi belum bekerja. Bayangkan saja jika tidak ada moda parkir, ketika berada di tempat parkir yang dipenuhi kendaraan tanpa sengaja anda menginjak pedal gas tentunya akan sangat beresiko.

  1. Reserve (R)

Jika anda memindah posisi tuas transmisi ke posisi R, maka kendaraan akan berjalan mundur.

  1. Netral (N)

Posisi N sama hal nya dengan posisi P, yaitu mesin masih menyala akan tetapi mobil tidak bisa berjalan, hanya saja posisi N digunakan pada saat sejenak saja yaitu ketika berhenti sejenak saat lampu merah.

  1. Drive (D)

Ketika anda akan menjalankan mobil maka pilihlah pada posisi D. Tidak seperti pada transmisi manual, pada mobil matic ini perpindahan percepatan berlangsung secara otomatis. Jadi anda tinggal menekan pedal gas, maka perpindahan percepatan percepatan akan terjadi secara otomatis seiring kecepatan mobil. Saat anda ingin mendahului kendaraan lain, lakukanlah akselerasi maka saat itu TPS (sensor bukaan throttle) akan mengirim sinyal ke ECU agar posisi gear lebih rendah.

  1. OD/D-3

Banyak yang masih bingung cara mengemudi mobil matic pada posisi D-3 ini. Padahal fungsinya cukup sederhana yakni membatasi percepatan mobil pada gear 3rd. Pada moda D-3 ini akan sangat membantu ketika akan berakselerasi tanpa harus menekan pedal gas lebih dalam.

  1. Intermediate (D-2)

Funsinya hampir sama dengan D-3 yakni membatasi percepatan transmisi pada gear 2st. Dengan memilih posisi 2st ini juga akan membantu pada saat melaju di turunan karena terjadi engine breaking.

  1. Low (L)

Posisi L ini sangat membantu ketika anda sedang melintasi jalanan yang menanjak. Fungsinya adalah membatasi percepatan transmisi pada gear 1st saja.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Ruangan komen telah ditutup.